Showing posts with label Berita-jawa-timur. Show all posts
Showing posts with label Berita-jawa-timur. Show all posts

Fenomena Gunungan Busa Di Sungai Hebohkan Warga Jombang

Fenomena Gunungan Busa di Sungai Hebohkan Warga JombangFoto: Enggran Eko Budianto

Jombang -Sungai di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Jombang mendadak dipenuhi busa putih setinggi 5 meter dengan panjang lebih dari 100 meter. Sontak fenomena busa yang menggunung ini menciptakan heboh warga sekitar.

Busa berwarna putih ibarat salju itu menutup permukaan sungai di pintu air Dusun Dukuhan, Desa Jatipelem. Permukaan sungai selebar 5 meter seluruhnya berwarna putih.

Ketinggian busa mencapai sekitar 5 meter dari permukaan air. Permukaan sungai yang tertutup busa mencapai lebih dari 100 meter. Tercium anyir sabun dari busa tersebut.


Warga setempat Sukoyo (46) mengatakan, busa tersebut menutupi permukaan sungai semenjak sekitar pukul 17.00 WIB. "Setelah turun hujan tadi tiba-tiba air sungai ini berbusa. Baunya anyir ibarat sabun," kata ia kepada wartawan di lokasi, Senin (7/1/2019) malam.

Fenomena gunungan busa ini menciptakan heboh warga sekitar. Warga terus memadati tepi sungai untuk menyaksikan pribadi fenomena langka ini. Ada yang sekadar untuk berswafoto, ada pula yang berusaha menghilangkan busa dari permukaan sungai.

Mereka mendatangkan sebuah pompa air ke lokasi. Dengan mesin pompa tersebut, warga menyemprotkan air ke arah busa dengan impian busa tersebut hanyut terbawa air. Banyak warga yang berdatangan menjadikan kemacetan di jalur Diwek-Perak.


Sejumlah anggota Polsek Diwek telah tiba ke lokasi untuk meminta keterangan warga dan mengambil sampel air busa. Sampel tersebut akan diuji di Laboratorium Forensik Surabaya.

"Sampel air busa sudah kami bawa ke Polsek, akan dikirim ke Labfor untuk mengetahui kandungannya," terperinci Kanit Sabhara Polsek Diwek, Ipda Slamet Hariyono di lokasi.

Slamet menambahkan, busa yang menutup permukaan sungai Jatipelem ini diperkirakan berasal dari pabrik karung plastik. Diduga air bercampur sabun bekas cucian karung terbawa air hujan ke sungai.

"Kemungkinan dari pabrik karung plastik, limbahnya dibuang ke sungai ini," tandasnya.

Sumber detik.com

Dugaan Korupsi Anggaran Sampah, 2 Pejabat Dinas Lh Madiun Ditahan

Dugaan Korupsi Anggaran Sampah, 2 Pejabat Dinas LH Madiun DitahanFoto: Sugeng Harianto

Madiun -Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun resmi menahan dua tersangka dugaan korupsi anggaran sampah tahun 2017. Kedua tersangka yaitu pejabat di Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Madiun yaitu kepala Dinas Bambang Brasianto dan Kepala Bidang Persampahan dan Limbah Domestik Priono Susilo Hadi .

"Kedua tersangka sudah terdakwa sehabis tadi keduanya mengikuti sidang pertama agenda dakwaan di PN Tipikor Surabaya," terperinci Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Madiun Bayu Novrian Dinata kepada wartawan di Lapas kelas 1 Madiun, Kamis malam ini (7/1/2019).


Penahanan kedua terdakwa kata Bayu terhitung selama 30 hari ke depan selama menjalani persidangan. Jika tidak dilakukan penahanan lanjut Bayu, alasannya dikwatirkan kedua terdakwa dapat melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.

"Dikuatirkan dapat menghilangkan barang bukti sehingga kita resmi tahan selama 30 hari kedepan," katanya.


Diungkapkan Bayu kedua terdakwa merugikan keuangan negara Rp 417 juta dari total anggaran pengelolaan sampah senilai Rp 2 miliar tahun 2017. Dana tersebut dicairkan sebanyak 4 kali. Namun dalam praktiknya meski 4 kali pencairan, namun hanya satu PT dalam pengerjaan dan tidak melalui lelang.

Pantauan detikcom kedua terdakwa datang di lapas kelas 1 Madiun sekitar pukul 19.30 WIB dengan dikawal staf kejaksaan negeri Kabupaten Madiun. Dengan mengendarai kendaraan beroda empat kijang Innova bernopol AE 1148 FB rombongan eksklusif datang dari pengadilan Tipikor Surabaya.

Kedua tersangka tampak tersenyum kepada awak media ketika tersorot kamera mulai keluar kendaraan beroda empat sampai masuk ke pintu lapas kelas 1 Madiun. Usai masuk ke dalam ruang Lapas nampak terlihat dari balik jendela kedua terdakwa menjawab pertanyaan dari petugas lapas.

"Untuk keluarga tidak ada yang mengantarkan pak," ucap petugas lapas kelas 1 Madiun yang dijawab terdakwa Bambang Bramantyo tidak ada.

Diberitakan sebelumnya bahwa kedua terdakwa pejabat Dinas Lingkungan Hidup (LH) telah ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun semenjak bulan Juli 2018. Namun yang bersangkutan tidak dilakukan penahanan dikarenakan pertimbangan kesehatan.

Sejak ditetapkan tersangka itu kedua terdakwa telah menyerahkan uang senilai Rp 450 juta untuk jaminan. Uang itu untuk penjaminan supaya tidak dilakukan penahanan. Kasus ini terungkap atas laporan masyarakat

Sumber detik.com

Kunker Ke Banyuwangi, Wawali Watu Berguru Penemuan Pelayanan Publik

Kunker ke Banyuwangi, Wawali Batu Belajar Inovasi Pelayanan PublikBupati Anas mendampingi Wawali Punjul yang sedang kunker ke Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani)

Banyuwangi -Wakil Wali Kota (Wawali) Batu Punjul Santoso melaksanakan kunjungan kerja ke Banyuwangi. Kedatangan Punjul ini ingin studi sekaligus memperkuat kerja sama dengan Banyuwangi, terutama dalam pengembangan aktivitas inovatif daerah, mulai pelayanan publik, pengentasan kemiskinan, sampai promosi pariwisata.

Punjul didampingi Sekretaris Daerah Kota Batu Zadim Effesiensi dan beberapa pejabat teras. Rombongan Kota Batu disambut Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, di Lounge Pelayanan Publik, Senin (7/1/2019).

Wawali Punjul mengatakan, pihaknya sudah sering mendengar sejumlah penemuan Banyuwangi.


"Banyuwangi ini kabupaten yang inovatif. Kota Batu ingin memperkuat kerja sama supaya kita sama-sama terus berkembang membangun daerah," kata Punjul kepada detikcom.

Bupati Anas bahagia dengan kerja sama di antara kedua daerah. "Kompetisi sudah usang. Yang harus dilakukan yaitu kolaborasi. Apa yang Banyuwangi punya, dibagi ilmu dan pengalamannya ke Batu. Demikian pula sebaliknya," ujar Anas.

Anas lantas menjelaskan sejumlah aktivitas inovatif di Banyuwangi yang telah menciptakan kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu ditetapkan sebagai kabupaten terinovatif oleh Kementerian Dalam Negeri, mulai e-monitoring system untuk pemantauan aneka macam proyek pembangunan secara online, e-village budgeting terkait tata kelola desa, sampai pengentasan kemiiskinan berbasis geospasial. Ada pula Mal Pelayanan Publik yang sekarang telah menghadirkan 200 perizinan/layanan dokumen di satu tempat.


Menurut Punjul, semua penemuan yang dibentuk Banyuwangi manis dan dapat jadi teladan bersama. "E-village budgeting ini sangat bagus. Sistemnya yang terintegrasi sangat memudahkan untuk melaksanakan pengecekan keuangan desa. Selain gampang diakses tampaknya sistem ini juga sangat transparan dan terkontrol," kata Punjul.

E-Village Budgeting sendiri yaitu penemuan penganggaran desa yang mengintegrasikan mulai perencanaan, tata kelola, pelaporan, sampai penilaian dengan memanfaatkan teknologi informasi yang dapat diakses secara luas. Sistem ini menyinergikan keuangan dan pembangunan di tingkat desa dengan kabupaten, sehingga tercipta keselarasan dan tidak dapat ada intervensi aktivitas di tengah jalan.

Anas juga memaparkan wacana pilihan Banyuwangi membidik segmentasi pariwisata minat khusus berbasis alam, ibarat trekking ke ke Kawah Ijen, selancar di pantai, dan menikmati suasana perkampungan.

"Kami jual wisata alam tersebut dengan segmentasi wisata khusus. Makara orang ke Banyuwangi bukan untuk wisata belanja. Ke Banyuwangi untuk menikmati alam yang natural. Ini yang kami tawarkan dengan ekspo sebagai daya ungkit," tandas Anas.

Sumber detik.com

Pelanggan Vanessa Angel Dari Pengusaha Sampai Pejabat

Pelanggan Vanessa Angel dari Pengusaha Hingga PejabatFoto: Hilda Meilisa Rinanda/File

Surabaya -Selain pengusaha, pelanggan prostitusi online yang melibatkan artis Vanessa Angel ternyata ada juga yang berasal dari kalangan pejabat.

Namun diakui Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Harissandi, pemesan layanan prostitusi ini lebih banyak dari pihak pengusaha.

"Ada (pejabat). Tapi rata-rata pengusaha," kata Harissandi ketika ditemui detikcom di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (7/1/2019).


Harissandi menambahkan pihak muncikari ini memperlihatkan layanan sesuai dengan undangan pelanggan. Meski domisili muncikari ada di Jakarta, namun para artis sanggup dipesan dimana saja.

Ia pun menyebut ada beberapa pelanggan yang takut tertangkap lembap jikalau melaksanakan hubungan tubuh di Indonesia. Untuk itu ada pelanggan yang meminta layanan ke luar negeri.

"Ada yang takut tertangkap lembap disini makanya minta ke luar negeri," lanjutnya.


Sebelumnya Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyebut para artis dan model ini sanggup melayani di seluruh kota di Indonesia, bahkan mereka juga dilirik klien dari luar negeri.

"Semua kota tergantung pesanan. Bahkan dari luar negeri ada. Kita dapatkan dari luar negeri," tutur Luki.

Komunikasi pun dipermudah alasannya ialah jaringan ini beraksi melalui digital. "Semuanya dengan memakai digital," lanjut Luki.



Simak video 'Polisi Buka Identitas Pengusaha yang Booking Vanessa Angel':

[Gambas:Video 20detik]


Pelanggan Vanessa Angel dari Pengusaha Hingga Pejabat


Sumber detik.com

Bapak Bejat, Perkosa Anak Kandung Sampai Hamil 6 Bulan

Bapak Bejat, Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil 6 BulanFoto: Muhammad Aminudin

Malang -Seorang bapak di Kabupaten Malang menghamili anak perempuannya. Usia kandungan korban sekarang sudah enam bulan. Pelaku yang dilaporkan ke polisi, sekarang telah dijebloskan ke sel tahanan.

Pelaku yaitu BE (41), warga Ampelgading, Kabupaten Malang. Kepada polisi, Budi mengakui perbuatannya. Pemerkosaan itu dilakukannya pada Desember 2017 lalu.

Namun, perbuatan bejat itu tidak hanya sekali dilakukan. Putrinya yang masih berusia 17 tahun itu menjadi pelampiasan birahi si bapak bejat ini meski istrinya masih ada di rumah.


"Mulai Desember 2017, berlanjut pada Juni sampai Juli 2018. Kami melakukannya di ruang tengah, sementara istri tidur di kamar belakang," ungkap BE ketika dihadirkan dalam rilis di Unit PPA Satreskrim Polres Malang Jalan Ahmad Yani, Kepanjen, Senin (7/1/2019).

BE mengaku telah berpisah dengan istrinya semenjak beberapa tahun yang lalu. Tak usang kemudian, BE kemudian menikah lagi dan mengajak korban turut tinggal bersama istri barunya.

"Istri tidur, beliau (korban) saya ajak melaksanakan begitu. Seingat saya lima kali," jelas BE di hadapan penyidik.


Korban yang ketika itu tengah bekerja di Surabaya menentukan pulang ketika usia kandungannya semakin besar. Kepulangan korban, sekaligus mengungkap perbuatan bapaknya sendiri. Mendapati hal itu, keluarga pun melaporkannya ke polisi.

"Pelaku kami kenakan Pasal 81 dan Pasal 82 wacana santunan anak, bahaya eksekusi 15 tahun penjara. Korban sendiri sebelum melapor pulang dari Surabaya, selama disana, tak pernah berafiliasi intim dengan siapapun," ungkap Kanit UPPA Polres Malang Ipda Yulistiana Sri Iriana.


Simak juga video 'Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil':

[Gambas:Video 20detik]


Bapak Bejat, Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil 6 Bulan


Sumber detik.com

2.000 Rumah Tak Layak Huni Di Pasuruan Akan Dibedah

2.000 Rumah Tak Layak Huni di Pasuruan Akan DibedahFoto: Muhajir Arifin

Pasuruan -Pemkab Pasuruan menyiapkan anggaran puluhan miliar rupiah untuk merenovasi 2.000 unit rumah tak layak huni selama 2019. Beberapa tahun ke depan diperlukan semua warga Pasuruan dapat menempati rumah yang layak.

"Tahun ini kami targetkan bedah 2.000 unit RTLH (rumah tak layak huni). Anggarannya dari APBD disiapkan Rp 25 miliar," kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan Misbah Zunib, Senin (7/1/2019).


Sebanyak 2.000 rumah yang disasar tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Rumah-rumah sasaran dipastikan telah terdata sehingga anggaran renovasi dapat segera dicairkan.

"Teknisnya kami lakukan santunan biaya renovasi Rp 12.5 juta untuk tiap rumah sasaran," terperinci Misbah.


Misbah Zunib menyampaikan bedah rumah merupakan salah satu agenda prioritas Pemkab Pasuruan. Program ini didasarkan data BPS tahun 2013 yang menyebutkan ada 12 ribu rumah berstatus tak layak huni di Kabupaten Pasuruan.

"Selama 5 tahun terakhir sudah 6.000 unit RTLH direnovasi. Masih ada separuh lagi yang kami kejar," pungkas Misbah.

Sumber detik.com

13 Desa Di Trenggalek Masuk Zona Ancaman Tsunami

13 Desa di Trenggalek Masuk Zona Bahaya TsunamiPantai Bangkokan Trenggalek/Foto: Adhar Muttaqin

Trenggalek -Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengaku ada 8 kabupaten di daerahnya rawan terjadi peristiwa tsunami. Polda Jatim akan melaksanakan pengamanan lebih ketat di 8 wilayah yang membentang di jalur Selatan Jawa Timur. Salah satunya Kabupaten Trenggalek.

Kepala Bagian Protokol dan Rumah Tangga Pemkab Trenggalek, Triadi Atmono menyampaikan di daerahnya ada 13 desa. 13 Desa itu berada di Kecamatan Watulimo, Munjungan dan Kecamatan Panggul tersebut yaitu Desa Tasikmadu, Prigi, Karanggandu, Nglebeng, Wonocoyo, Besuki.

"Kemudian Desa Ngulungkulon, Ngulungwetan, Munjungan, Masaran, Craken, Tawing dan Desa Bendoroto. Seluruh desa yang berada di pesisir tersebut masuk kategori zona ancaman tinggu tsunami," kata Triadi Atmono ketika dikonfirmasi, Senin (7/1/2019).

Terkait kondisi itu, pemerintah daerah telah melaksanakan serangkaian upaya antisipasi. Mulai dari infrastruktur pendukung hingga kesiap-siagaan dari masyarakat yang menghuni wilayah itu.

Di tempat pesisir tersebut ketika ini telah terpasang sejumlah sirine early warning system (EWS) yang siap dibunyikan apabila terjadi benca tsunami. Sirine tersebut terintegrasi dengan sentra pengendali BMKG.

"Keberadaan sirine itu rutin dilakukan perawatan dan investigasi oleh instansi yang berwenang, bahkan setiap tanggal 26 selalu dilakukan uji coba," ujarnya.

Dia mengatakan, BPBD Trenggalek juga telah memasang sejumlah rambu-rambu jalur penyelamatan apabila tsunami di pesisir selatan. Dalam rambu-rambu itu, warga diarahkan menuju titik kumpul di lereng perbukitan yang ada di sekitar desa.


"Hanya saja keberadaan rambu-rambu ini belum terpasang ke seluruh desa yang masuk zona ancaman tersebut. Dari BPBD setiap tahun selalu melaksanakan penambahan rambu-rambu. Harapannya nanti seluruh desa yang masuk tempat ancaman tinggi dapat terpasang semua," kata Triadi.

Triadi menjelaskan, selain infrastruktur untuk antisipasi tsunami, pemerintah daerah melalui BPBD juga melaksanakan serangkaian pendidikan wacana kebencanaan hingga simulasi penyelamatan diri pada ketika terjadi tsunami.

"Sejak 2013 kami membentuk kader anti tsunami atau Katsumi yang tersebar di tiga kecamatan tersebut, nah setiap kecamatan ada 60 kader sehingga totalnya 180 kader. Dari masing-masing kader itu membentuk kelompok-kelompok lagi di wilayahnya," imbuhnya.

Pembentukan kesiapsiagaan masyarakat dan petugas, terperinci dia, telah dilakukan ujicoba melalui gladi lapang tahun 2016 kemudian dengan melibatkan 1.000 warga, pegawapemerintah hingga relawan kebencanaan yang ada di Trenggalek.

"Gladi lapang itu dilakukan bagaimana proses penyelamatan diri seandainya terjadi tsunami, termasuk mitigasi, proses penanganan korban hingga jalur evakuasi, semua disimulasikan," jelasnya.

Sedangkan banyak sekali unsur pelajar juga tidak luput dari pelatihan wacana kesiap-siagaan peristiwa tsunami melalui sekolah bahari yang digelar BNPB di wilayah pesisir Prigi Trenggalek pada 2017 lalu.

"Saat itu pesertanya pelajar juga termasuk para relawan. Dalam proses sekolah bahari itu kami juga melaksanakan penanaman 5.000 mangrove, hal ini dilakukan sebagai salah satu bentuk antisipasi, harapannya apabila terjadu tsunami dapat memecah ombak sehingga melemah ketika hingga di perkampungan," kata Triadi.

Pihaknya berharap, dengan banyak sekali pembekalan yang telah dilakukan, masyarakat menjadi lebih siap dalam menghadapi risiko musibah tsunami. Yang lebih penting berdasarkan Triadi yaitu dapat meminimalisir jatuhnya korban jiwa.

"Karena ibarat kita ketahui pesisir selatan Trenggalek di tiga kecamatan itu masuk daerah berbahaya tingkat tinggi," imbuhnya.


Tonton juga video 'Pentingnya Siaga Tsunami di Pesisir Banyuwangi':

[Gambas:Video 20detik]


13 Desa di Trenggalek Masuk Zona Bahaya Tsunami


Sumber detik.com

Senyum Merekah Avriellia Shaqqila Usai Pamitan Ke Polda Jatim

Senyum Merekah Avriellia Shaqqila Usai Pamitan ke Polda JatimFoto: Hilda Meilisa Rinanda

Surabaya -Selain Vanessa Angel, model Avriellia Shaqqila juga kembali mendatangi Mapolda Jatim hari ini. Kabarnya ia juga berpamitan dengan penyidik dan bersiap kembali ke Jakarta.

Mengenakan mini dress berwarna pink, senyum Avriellia nampak merekah ketika meninggalkan ruang penyidik.

Saat diajak mengobrol oleh awak media, Avriellia mengaku kedatangannya ini untuk memenuhi ketentuan wajib lapor yang ditetapkan polisi. Di samping itu, ia ingin pamitan dengan penyidik sebelum kembali ke Jakarta.

"Iya wajib lapor sekalian pamitan," kata Avriellia sembari berjalan menuju mobilnya di Mapolda Jatim, Senin (7/1/2019).


Saat ditanya kapan, dara berusia 24 tahun ini mengutarakan bahwa polisi memutuskan ia harus wajib lapor setiap hari Kamis.

"Setiap hari Kamis (wajib lapornya, red)," lanjutnya.


Kehadiran Avriellia juga tidak diketahui awak media. Tiba-tiba saja ia keluar dari ruang penyidik sesudah menghabiskan waktu kurang lebih satu jam di sana.

Sama halnya dengan Vanessa, Avriellia diperkirakan tiba di Mapolda Jatim ketika rilis kasus prostitusi online yang menjeratnya. Namun ia tidak tiba bersamaan dengan Vanessa.


Usai diperiksa pada hari Minggu (6/1/2018), Avirellia alhasil diperbolehkan kembali ke Jakarta. Ia pun terlihat lega. Senyum juga tak henti-hentinya merekah dari bibir model majalah sampaumur ini.

Bahkan sesaat sebelum meninggalkan Mapolda Jatim, ia sempat melambaikan tangan dan tersenyum kepada penyidik.

"Makasih ya, hingga ketemu Kamis," pungkasnya sembari berlalu.



Tonton juga video 'Setelah Vanessa Angel, Avriellia Shaqqila Juga Dibebaskan':

[Gambas:Video 20detik]


Senyum Merekah Avriellia Shaqqila Usai Pamitan ke Polda Jatim


Sumber detik.com

Bapak Bejat, Perkosa Anak Kandung Sampai Hamil 6 Bulan

Bapak Bejat, Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil 6 BulanFoto: Muhammad Aminudin

Malang -Seorang bapak di Kabupaten Malang menghamili anak perempuannya. Usia kandungan korban sekarang sudah enam bulan. Pelaku yang dilaporkan ke polisi, sekarang telah dijebloskan ke sel tahanan.

Pelaku yaitu BE (41), warga Ampelgading, Kabupaten Malang. Kepada polisi, Budi mengakui perbuatannya. Pemerkosaan itu dilakukannya pada Desember 2017 lalu.

Namun, perbuatan bejat itu tidak hanya sekali dilakukan. Putrinya yang masih berusia 17 tahun itu menjadi pelampiasan birahi si bapak bejat ini meski istrinya masih ada di rumah.


"Mulai Desember 2017, berlanjut pada Juni sampai Juli 2018. Kami melakukannya di ruang tengah, sementara istri tidur di kamar belakang," ungkap BE ketika dihadirkan dalam rilis di Unit PPA Satreskrim Polres Malang Jalan Ahmad Yani, Kepanjen, Senin (7/1/2019).

BE mengaku telah berpisah dengan istrinya semenjak beberapa tahun yang lalu. Tak usang kemudian, BE kemudian menikah lagi dan mengajak korban turut tinggal bersama istri barunya.

"Istri tidur, beliau (korban) saya ajak melaksanakan begitu. Seingat saya lima kali," jelas BE di hadapan penyidik.


Korban yang ketika itu tengah bekerja di Surabaya menentukan pulang ketika usia kandungannya semakin besar. Kepulangan korban, sekaligus mengungkap perbuatan bapaknya sendiri. Mendapati hal itu, keluarga pun melaporkannya ke polisi.

"Pelaku kami kenakan Pasal 81 dan Pasal 82 wacana santunan anak, bahaya eksekusi 15 tahun penjara. Korban sendiri sebelum melapor pulang dari Surabaya, selama disana, tak pernah berafiliasi intim dengan siapapun," ungkap Kanit UPPA Polres Malang Ipda Yulistiana Sri Iriana.


Simak juga video 'Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil':

[Gambas:Video 20detik]


Bapak Bejat, Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil 6 Bulan


Sumber detik.com

Kejari Jember Tahan Tersangka Pemilik Penangkaran Satwa Ilegal

Kejari Jember Tahan Tersangka Pemilik Penangkaran Satwa IlegalFoto: Yakub Mulyono/File

Jember -Kejari Jember menahan Direktur CV Bintang Terang, Liau Djin Ai alias Kristin, pemilik penangkaran satwa ilegal. Kristin melaksanakan penangkaran di Dusun Krajan Gambiran, Desa Curahkalong, Kecamatan Bangsalsari, meski izinnya habis semenjak tahun 2015.

Kejari menerima limpahan masalah tersebut dari Kejati Jawa Timur. Penahanan terhadap tersangka dilakukan, sehabis berkas dinyatakan lengkap P-21 dan proses aturan yang ketika ini sudah memasuki tahap II.

"Untuk tersangka sudah kami lakukan penahanan semenjak Kamis (3/1) kemarin. Sesuai petunjuk Kejati dan pertimbangan JPU, tersangka kita tahan. Penahanannya nanti selama 20 hari ke depan, sehabis itu segera kami limpahkan ke pengadilan," kata Kepala Kejaksaan Negeri Jember Ponco Hartanto, Senin (7/1/2019).

Dia menambahkan, tersangka melalui kuasa hukumnya juga telah mengajukan penangguhan penahanan. Salah satu alasannya, burung-burung di penangkaran dikhawatirkan mati alasannya yaitu tidak terawat ketika tersangka ditahan. Namun alasan itu tidak diterima alasannya yaitu secara formal, perawatan diserahkan ke BKSDA.

"Kalau memang mati, BKSDA tentunya akan bilang ke kita. Berapa jumlahnya? Mati berapa? Fotonya? Nah hingga kini kita belum terima itu," kata Ponco.

"Jadi kita masih berpendapat, ketika ini jumlah burung masih (sesuai) dengan berkas perkara," sambungnya.


Sehingga tidak ada pengaruh, terkait permohonan penangguhan penahanan tersangka dengan alasan satwanya banyak yang mati.

"Kan kita sudah titipkan ke BKSDA. Permintaan penangguhan penahanan tidak ada pengaruh. Teknis perawatan ya dari BKSDA yang lebih paham," tegasnya.

Sementara Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)WilayahIIIJember menyuplai pakan ternak ratusan burung ke lokasi penangkaran pasca tersangka ditahan.
"Kami droping pakan ternak selama dua pekan ke depan sambil mencari solusi yang lain untuk keberlangsungan hidup ratusan burung langka itu," kata Kepala BKSDA Wilayah III Setyo Utomo ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

Tim BBKSDA Jatim bersama BKSDA Wilayah III Jember juga telah menyidik kondisi ratusan burung di penangkaran yang berada di Desa Curahkalong, Kecamatan Bangsalsari itu.
"Jumlah burung di penangkaran CV Bintang Terang hingga 5 Januari 2019 sebanyak 408 ekor dengan rincian 231 ekor Nuri Bayan (Elektus roratus), 82 ekor Kakatua Tanimbar (Cacatua goffininana), 28 ekor Kakatua besar Jambul Kuning (Cacatua galerita triton), dan 67 ekor Kakatua Medium Jambul Kuning (Cacatua galerita eleonora)," katanya.
Berdasarkan hasil investigasi di lokasi penangkaran, lanjut dia, ada 41 ekor anakan burung dari jenis Nuri Bayan, kakaktua Tanimbar, dan kakaktua medium Jambul Kuning. sedangkan 8 ekor burung mati dan 5 ekor dalam kondisi sakit.
"Delapan ekor burung yang mati itu periode September 2018 hingga 4 Januari 2019 alasannya yaitu banyak sekali hal dan kami selalu melaporkan ke pimpinan terkait burung yang mati tersebut," tuturnya.

Awal Oktober 2018 lalu, Polda Jatim mengamankan 10 Jenis burung langka dan dilindungi yang jumlahnya mencapai 443 ekor dari penangkaran satwa ilegal milik CV Bintang Terang di Dusun Krajan Gambiran, Desa Curahkalong, Kecamatan Bangsalsari.

CV tersebut sebelumnya mempunyai izin untuk menangkar burung semenjak tahun 2005. Namun tahun 2015 habis masa operasionalnya, tapi tetap nekat menjalankan perjuangan penangkaran.

Sehingga polisi menindak tegas pemilik usaha, dan bersama Balai Besar KSDA Jawa Timur, ratusan burung tersebut diamankan dan nantinya akan dilakukan pemisahan terkait binatang yang merupakan hasil penangkaran dan yang secara ilegal diperjualbelikan.

Tersangka dijerat Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat 2 karakter A UU RI No 5 Tahun 1990 Tentang KSDAHE (Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem).

Jenis burung yang diamankan, di antaranya 212 ekor Nuri Bayan (eclectus roratus), 99 ekor Kakak Tua Besar Jambul Kuning (cacatua galerita), 23 Kaka Tua Jambul Orange (cacatua molluccensis), 82 ekor Kakak Tua Govin (cacatua govineana), 5 ekor Kakak Tua Raja, 1 ekor Kakak Tua Alba, 1 ekor Jalak Putih, 6 ekor Burung Dara Mahkota (gaura victoria), 4 ekor Nuri Merah Kepala Hitam (lorius lory), 4 ekor anakan Nuri Bayan, 6 Nuri amerah (red nury), 61 butir telur Nuri Bayan dan Kakak Tua.



Tonton juga video 'Jual-Beli Satwa Dilindungi Secara Online Terungkap!':

[Gambas:Video 20detik]


Kejari Jember Tahan Tersangka Pemilik Penangkaran Satwa Ilegal


Sumber detik.com

Rian, Pemesan Jasa Vanessa Angel Ternyata Ber-Ktp Jakarta

Rian, Pemesan Jasa Vanessa Angel Ternyata Ber-KTP JakartaKasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Harissandi. (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/File)

Surabaya -Satu-persatu fakta perihal Rian, laki-laki yang disebut memakai jasa prostitusi artis Vanessa Angel mulai terungkap. Sebelumnya disebut pengusaha tambang di Lumajang, asal-muasal Rian kesannya diketahui.

Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Harissandi menyampaikan Rian ternyata merupakan warga Jakarta.

"KTP-nya Jakarta. Jakarta mana ya, sentra sepertinya," kata Harissandi ketika dikonfirmasi detikcom di Mapolda Jatim, Senin (7/11/2019).


Akan tetapi, lanjut Harrisandi, alasannya urusan bisnis maka laki-laki yang diketahui berusia sekitar 45 tahun itu kerap berada di Surabaya.

"Dia sering mondar-mandir di Surabaya. Jakarta-Surabaya. Kadang ke luar (negeri, red)," tuturnya.


Sebelumnya juga disebut bahwa Rian merupakan pengusaha tambang pasir dan mempunyai banyak usaha. Tambang pasir hanyalah salah satunya. Lokasi perjuangan laki-laki keturunan Tionghoa ini juga tak hanya ada di Lumajang, tetapi beberapa tempat lainnya.

Menariknya, polisi juga menyampaikan bila Rian masih belum terikat ijab kabul alias masih bujangan.

"Ya pokoknya pengusaha. Usianya 45 ke atas. Masih bujangan," imbuhnya.


Saksikan juga video 'Polisi Buka Identitas Pengusaha yang Booking Vanessa Angel':

[Gambas:Video 20detik]


Rian, Pemesan Jasa Vanessa Angel Ternyata Ber-KTP Jakarta





Sumber detik.com

Minta Motor Tak Dituruti, Pelajar Di Madiun Gantung Diri

Minta Motor Tak Dituruti, Pelajar di Madiun Gantung DiriLokasi kejadian (Foto: Sugeng Harianto)

Madiun -Seorang pelajar di Kabupaten Madiun ditemukan tewas gantung diri. Si pelajar nekat mengakhiri hidupnya sebab keinginannya mempunyai motor tak dituruti orang tuanya.

Pelajar itu ialah TAS (14), warga Desa Gading, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. TAS masih duduk di SMP.

"Korban masih berstatus pelajar SMP. Infonya nekat mengakhiri hidup sebab sebelumnya minta sepeda motor. Tapi belum dituruti ortunya," ujar Kapolsek Balerejo AKP Nugroho kepada wartawan di kantornya, Senin (7/1/2019).


Pelajar tersebut, kata Nugroho, ditemukan sudah meninggal tergantung di sebuah bambu yang ada di atas kamar mandi. Saksi yang pertama mengetahui si pelajar gantung diri ialah ibunya sendiri. Saat itu si ibu akan ke kamar mandi sekitar pukul 05.00 WIB.

"Korban pertama kali diketahui oleh ibunya sendiri dikala akan ke kamar mandi. Saat itu posisi korban sudah tergantung lalu berteriak memanggil suaminya dan warga melapor ke polsek," katanya.


Dikatakan Nugroho dikala ini keluarga korban telah mendapatkan sebagai musibah, dan mengajukan permohonan untuk tidak dilakukan autopsi. Jenazah korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga.

"Keluarga sudah mendapatkan korban murni petaka gantung diri dengan ciri-ciri, pengecap menjulur tergigit, kemaluan mengeluarkan sperma. Kemudian terdapat bekas jeratan tali pada leher," pungkas Nugroho.


Simak juga video 'Tak Kunjung Selesai Kuliah, Mahasiswa Nekat Bunuh Diri':

[Gambas:Video 20detik]


Minta Motor Tak Dituruti, Pelajar di Madiun Gantung Diri


Sumber detik.com

Sebelum Tinggalkan Surabaya, Vanessa Angel Pamit Ke Polda Jatim

Sebelum Tinggalkan Surabaya, Vanessa Angel Pamit ke Polda JatimFoto: Hilda Meilisa Rinanda

Surabaya -Usai menjalani investigasi terkait keterlibatannya dalam perkara prostitusi online, artis Vanessa Angel alhasil tetapkan kembali ke Jakarta.

Sebelum meninggalkan Surabaya, Vanessa pun terlihat kembali mendatangi Polda Jatim. Kedatangannya ditemani oleh Jane Shalimar dan dua pengacaranya.

Kedatangan Vanessa pun tak tercium oleh awak media. Diduga Vanessa tiba di Polda Jatim ketika wartawan sibuk meliput rilis perkara prostitusi yang menjeratnya.

Tiba-tiba saja wartawan melihat Vanessa dan orang-orang yang mendampinginya keluar dari ruang pemeriksaan. Ia nampak tertunduk menuju kendaraannya.


Saat ditanya awak media, Vanessa juga menentukan membisu seribu bahasa. Hanya Jane yang memberikan ucapan terima kasih kepada para wartawan.

Menurut salah satu pengacara yang mendampingi Vanessa, Guntual Aremba, kedatangan Vanessa ini untuk berpamitan kepada penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim.

"Tidak ada apa-apa, hanya pamit saja," kata Guntual ketika ditemui detikcom di Mapolda Jatim, Senin (7/1/2019).


Namun Kasubdit V Cyber Crime AKBP Harissandi, Vanessa tiba lagi ke Polda Jatim untuk menyerahkan barang bukti.

"Memang dipanggil lagi hari ini. Kita panggil hari ini. Kemarin kan sudah 1x24 jam harus kita lepas. Sekarang kita panggil lagi," ujar Harissandi.


Harissandi menambahkan barang bukti yang dimaksud yaitu uang Rp 35 juta yang sebelumnya disebut sebagai bab dari gaji Vanessa dalam transaksi prostitusi yang menjeratnya. Uang itu lalu disita oleh penyidik.

"Masih ada barang bukti yang kita sita, uang hasil kerjanya kita sita Rp 35 juta," imbuhnya.


Tonton video: Ahmad Dhani soal Prostitusi Online yang Menjerat Vanessa Angel

[Gambas:Video 20detik]



Akan tetapi kabarnya Vanessa batal pulang ke Jakarta hari ini alasannya yaitu tak kebagian tiket pesawat. Padahal rencananya Vanessa juga akan menggelar jumpa pers di Jakarta.

"Preskon nggak jadi yah. Mereka nggak sanggup tiket pulang. Makara diundur. Paling cepet kemungkinan besok," ujar pengaca Vanessa yang lain, Muhammad Zakir Rasyidi.

Dalam jumpa pers ini, Vanessa berencana untuk blak-blakan terkait penangkapannya, mulai dari kedatangannya ke Surabaya sampai dirinya dijebak oleh seseorang.



Sebelum Tinggalkan Surabaya, Vanessa Angel Pamit ke Polda Jatim





Sumber detik.com

Pemakai Jasa Vanessa Angel Disebut Polisi Masih Bujang, Benarkah?

Pemakai Jasa Vanessa Angel Disebut Polisi Masih Bujang, Benarkah?Foto: Hilda Meilisa Rinanda/File

Surabaya -Rian, laki-laki yang disebut sebagai pemakai jasa prostitusi artis Vanessa Angel diketahui sebagai pengusaha di Lumajang.

Salah satu perjuangan yang dimilikinya di Lumajang yaitu tambang pasir. Namun berdasarkan polisi, lokasi perjuangan Rian tidak hanya berada di Lumajang saja, namun juga di beberapa tempat lainnya.

"R itu pengusaha pasir. Dia usahanya banyak, di Lumajang ada. Usahanya banyak," kata Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Harissandi ketika ditemui detikcom di Mapolda Jatim, Senin (7/1/2019).


Namun berdasarkan Harissandi, Rian masih belum terikat kesepakatan nikah atau belum menikah, kendati usianya sudah berkisar antara 40-50 tahun.

"Ya pokoknya pengusaha. Usianya 45 ke atas. Masih bujangan," lanjut Harissandi.

Harissandi juga memaparkan Rian berasal dari etnis tertentu, tepatnya keturunan Tionghoa. "Bukan, keturunan Tionghoa," tambahnya.


Sayangnya, polisi juga enggan menawarkan foto Rian. Saat ditanya alasannya, Kabid Humas Polda Jatim Komisaris Besar Pol Frans Barung Mangera mengaku enggan membeberkan malu seseorang.

"Polisi ini bukan untuk membuka malu seseorangnya, alasannya ada undang-undang yang mengatur kita untuk menutup itu," tandas Barung.



Saksikan juga video 'Artis yang Tak Punya Skill Rawan Ditawari Prostitusi':

[Gambas:Video 20detik]


Pemakai Jasa Vanessa Angel Disebut Polisi Masih Bujang, Benarkah?





Sumber detik.com

Jadi Lokasi Penyelewengan Solar Subsidi, Pegawai Spbu Diduga Terlibat

Jadi Lokasi Penyelewengan Solar Subsidi, Pegawai SPBU Diduga TerlibatFoto: Enggran Eko Budianto

Mojokerto -SPBU Mojowarno, Jombang menjadi salah satu SPBU daerah Sugianto (28) membeli solar bersubsidi dalam jumlah tak wajar. Agar para karyawan SPBU melayani pembeliannya, laki-laki asal Desa Karangkedawang, Sooko, Mojokerto ini menunjukkan uang tips. Berapa nilainya?

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery mengatakan, menurut bukti yang ditemukan penyidik, Sugianto menggeluti bisnis solar ini semenjak November 2018, atau 3 ahad sebelum dibongkar polisi. Tersangka memperkerjakan sopir untuk mengambil solar bersubsidi dari sejumlah SPBU.

Salah satunya di SPBU Mojowarno. Fery mengaku menemukan bukti lengkap berupa struk transaksi pembelian solar bersubsidi oleh Sugianto maupun anak buahnya di SPBU tersebut. Agar aksinya tak tertangkap tangan orang lain, tersangka tiba ke SPBU antara pukul 20.30-05.30 WIB.

"Berdasarkan struk pembelian di SPBU tersebut, sekali membeli tersangka mendapat 500 liter solar bersubsidi. Satu hari targetnya sanggup 5-8 ribu liter. Jadinya tersangka bolak balik tiba ke SPBU tersebut," kata Fery ketika dihubungi detikcom, Senin (7/1/2019).

Untuk menyamarkan aksinya, tersangka memakai truk yang sudah dimodifikasi. Bagian dalam kolam truk tersebut dipasang tangki berkapasitas 5 ribu liter.


Selain itu, setiap usai mengisi 500 liter solar di SPBU Mojowarno, tersangka berpindah ke SPBU Mojoagung. Dengan begitu, pembelian solar sampai ribuan liter di SPBU Mojowarno tak akan mencuri perhatian orang lain.

"Di SPBU Mojoagung hanya isi 50-70 liter, kemudian balik lagi ke SPBU Mojowarno. Biar tak kelihatan berada di SPBU dalam waktu yang lama," ungkap Fery.

Rupanya pembelian solar bersubsidi dalam jumlah besar ini, lanjut Fery, melibatkan 14 karyawan SPBU Mojowarno. Mereka terdiri dari 2 pengawas dan 12 operator yang melayani pembeli. Menurut dia, Sugianto atau anak buahnya menunjukkan uang tips kepada belasan karyawan SPBU tersebut biar dilayani meski membeli solar bersubsidi dalam jumlah tak wajar.

"Untuk operator mendapat Rp 100 ribu dari setiap 1.000 liter solar yang dibeli tersangka, sedangkan pengawas mendapat Rp 500 ribu setiap pekan dari tersangka Sugianto," terangnya.

Kendati begitu, tambah Fery, 14 karyawan SPBU Mojowarno sampai sekarang berstatus sebagai saksi. Pihaknya akan menaikkan status mereka sebagai tersangka sesudah kasus ini digelar dalam waktu dekat.

"Saat ini kami lebih dulu fokus merampungkan berkas penyidikan tersangka Sugianto dan Wachid, biar segera sanggup kami limpahkan ke Kejaksaan," tandasnya.


Selain Sugianto, polisi juga menetapkan Direktur perusahaan biro materi bakar minyak (BBM) PT Mitra Central Niaga, Abd Wachid sebagai tersangka. Dalam masalah ini Wachid sebagai pembeli solar bersubsidi yang dikumpulkan dan ditimbun Sugianto di gudang Desa Gemekan, Kecamatan Sooko. Harga beli solar yang dipasang Wachid ke Sugianto Rp 6 ribu/liter.

Selanjutnya Wachid menjual solar bersubsidi ke perusahaan di Pasuruan dengan harga industri. Dia mematok harga jual ke perusahan tujuan di atas Rp 7 ribu/liter.

Untuk mengelabuhi perusahaan-perusahaan yang menjadi pelanggannya, Wachid memakai nama PT Mitra Central Niaga. Perusahaan biro BBM yang berkantor di Desa Mandaranrejo, Panggungrejo, Kota Pasuruan ini memang memiliki izin di bidang perjuangan tersebut.

Kasus penyelewengan solar bersubsidi ini terungkap sesudah truk modifikasi milik Sugianto ditangkap anggota Sat Lantas Polres Mojokerto pertengahan Desember 2018. Melibatkan Sat Reskrim, penggerebekan ke gudang penimbunan solar pun dilakukan. Bisnis haram ini gres berjalan 3 ahad sebelum digerebek polisi.

Selain meringkus Sugianto, polisi juga menyita sejumlah barang bukti di gudang tersebut. Antara lain berupa 5 tandon kosong yang masing-masing berkapasitas 1.000 liter, 9 tandon dengan kapasitas yang sama berisi solar bersubsidi, mesin pompa BBM, sebuah truk modifikasi, truk tangki berisi 8 ribu liter solar, serta 1 lembar nota pengiriman solar dari PT Mitra Central Niaga ke PT Duta Bangsa Mandiri.

Akibat perbuatannya, Sugianto sekarang harus mendekam di tahanan Polres Mojokerto. Tersangka dijerat dengan Pasal 53 aksara a, b, c dan d juncto Pasal 23 atau Pasal 55 UU RI No 22 tahun 2001 wacana Minyak dan Gas Bumi.



Saksikan juga video 'Penyelewengan Solar Bersubsidi Dibongkar, Beromzet Fantastis!':

[Gambas:Video 20detik]



Jadi Lokasi Penyelewengan Solar Subsidi, Pegawai SPBU Diduga Terlibat




Sumber detik.com

Patok Tarif Prostitusi Rp 80 Juta, Vanessa Angel Cuma Kebagian Segini

Patok Tarif Prostitusi Rp 80 Juta, Vanessa Angel Cuma Kebagian SeginiFoto: Hilda Meilisa Rinanda/File

Surabaya -Tak hanya membeberkan aneka macam fakta perihal jaringan prostitusi online yang mengatakan jasa Vanessa Angel menyerupai tarif dan pelanggan. Polisi juga mengungkap besaran pembagian gaji antara si artis dengan muncikarinya.

Polisi memberi teladan pembagian gaji bagi Vanessa yang mematok tarif sebesar Rp 80 juta untuk sekali kencan.

Menurut Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, untuk tarif itu, Vanessa hanya mendapat bab sebesar Rp 35 juta dari tarif tersebut. Sisanya dibagi dengan muncikari dan timnya.


"Masing-masing orang punya pembagiannya 25 persen. Kayak kemarin itu dibagi 3. Kepada ininya (Vanessa, red) Rp 35 juta, sisanya dibagi-bagi tim," kata Luki ketika rilis di Mapolda Jatim, Senin (7/1/2019).

Namun sebelumnya diakui Luki, tarif yang dipatok dalam jaringan prostitusi artis ini memang beragam. Ada yang berkisar Rp 25 juta sampai Rp 100 juta.

"Sudah punya nama-namanya. Sudah punya sebagian transaksinya. Ada yang Rp 100 juta. Ada yang Rp 80 juta. Ada yang Rp 50 juta. Yang paling kecil Rp 25 juta," lanjut Luki.


Luki menambahkan, biasanya tarif mereka diadaptasi dengan tingkat kepopuleran sang artis.

"Nama-nama sudah kita pegang semua dan tarifnya juga ada sesuai dengan tingkat kepopuleran," pungkasnya.



Saksikan juga video 'Polisi Buka Identitas Pengusaha yang Booking Vanessa Angel':

[Gambas:Video 20detik]


Patok Tarif Prostitusi Rp 80 Juta, Vanessa Angel Cuma Kebagian Segini





Sumber detik.com

Bolos Sekolah, 20 Pelajar Di Surabaya Terciduk Satpol Pp

Bolos Sekolah, 20 Pelajar di Surabaya Terciduk Satpol PPPelajar yang terjaring razia dibawa ke kantor Satpol PP Surabaya (Foto: Amir Baihaqi

Surabaya -Sebanyak 20 pelajar dari banyak sekali sekolah terjaring razia Satpol PP Surabaya dari tim odong-odong. Mereka terjaring alasannya yakni ketahuan sedang membolos sekolah.

Komandan regu tim odong-odong Arif Wahyudi menyampaikan 20 pelajar tersebut terjaring dari 2 kawasan yang berbeda. Dari masing-masing kawasan yakni di Jalan Ploso Baru dan Jalan Koblen.

"Untuk di Koblen kami jaring 10 dan Ploso Baru juga 10 siswa," kata Arif kepada detikcom, Senin (07/01/2019).


Arif melanjutkan seluruh pelajar yang terjaring ketika ini telah dibawa ke kantor Satpol PP. Selain didata, para siswa juga akan diberikan bimbingan dan dikembalikan ke para orang bau tanah dan guru mereka.

"Saat terjaring mereka mengaku dengan banyak sekali alasan. Ada yang telat, lagi makan. Macam-macam lah alasannya. Tapi yang niscaya mereka ketahuan di luar jam pelajaran dan berseragam sekolah," jelas Arif.

Sedangkan lokasi razia, lanjut ia, dilakukan diberbagai kawasan ibarat warung kopi (warkop) dan warung internet (warnet).


"Di Koblen kami sempat kejar-kejaran. Karena ketika mengetahui ada kami, mereka lamgusng kabur. Namun berhasil kami amankan semua," ujar Arif.

"Biasanya kami memang merazia pengamen dan tukang bersih-bersih kendaraan yang berada di jalan. Tapi hari ini kami temukan belum dewasa yang absen sekolah," tandasnya.

Sumber detik.com

Prostitusi Yang Libatkan Artis Juga Diminati Klien Luar Negeri

Prostitusi yang Libatkan Artis Juga Diminati Klien Luar NegeriFoto: Hilda Meilisa Rinanda/ detikHOT

Surabaya -Jaringan prostitusi online yang melibatkan para artis ternyata tidak hanya melayani pemesan dari Indonesia. Para artis ini juga dilirik klien dari luar negeri.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyampaikan para artis dan model ini sanggup melayani di seluruh kota di Indonesia. Hal ini tergantung pada usul pemesan.


"Semua kota tergantung pesanan. Bahkan dari luar negeri ada. Kita dapatkan dari luar negeri," kata Luki dikala rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (7/1/2019).

Luki menambahkan jaringan ini beraksi melalui digital. Para muncikari ialah ES atau Endang (37) dan TS atau Tentri (28) biasanya menghubungi klien atau pemakai jasa prostitusi via online.

"Semuanya dengan memakai digital," lanjut Luki.


Selain itu, terkait dengan pembayaran DP 30% yang ditetapkan muncikari, Luki menyampaikan hal ini juga dilakukan secara digital. Baru pelunasan dilakukan dikala ketemu.

"Pembayaran uang muka 30 persen juga digital. Setelah itu ketemu, sisanya," pungkasnya.



Saksikan juga video 'Artis yang Tak Punya Skill Rawan Ditawari Prostitusi':

[Gambas:Video 20detik]



Prostitusi yang Libatkan Artis Juga Diminati Klien Luar Negeri




Sumber detik.com

Selain 45 Artis, Polisi: Ada 100 Model Di Jaringan Prostitusi Online

Selain 45 Artis, Polisi: Ada 100 Model di Jaringan Prostitusi OnlineFoto: Hilda Meilisa Rinanda/File

Surabaya -Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila hanya segelintir artis yang tergabung dalam jaringan prostitusi online yang baru-baru ini diungkap Polda Jatim.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyebut ada 45 orang artis yang terlibat dalam prostitusi yang ditawarkan lewat media umum ini. Bahkan tak hanya 45 artis, ada juga 100 model yang juga tergabung dalam jaringan tersebut.

Fakta ini terungkap dari ratifikasi dua muncikari yang diamankan terkait kasus prostitusi Vanessa dan Avriellia, ES alias Endang (37) dan TN alias Tentri (28).


"Yang ES ini memang eksklusif berafiliasi dengan oknum artis. Yang T beliau yang dari model FHM, terkenal ini, ada 100 nama dari majalah populer, iklan, dan lain-lain," kata Luki ketika rilis di Mapolda Jatim, Senin (7/1/2019).

Bahkan mereka tak hanya sanggup mengatakan jasa prostitusi dari para artis atau model, tetapi juga selebgram.


Sebagai tindak lanjutnya, Luki mengaku pihaknya telah mengantongi nama-nama artis dan model tersebut, termasuk semua data terkait prostitusi online tersebut contohnya dari foto para artis dan model sampai tarif tiap orang.

Menurut Luki, biasanya tarif mereka diadaptasi dengan tingkat kepopuleran sang artis.

"Nama-nama sudah kita pegang semua dan tarifnya juga ada sesuai dengan tingkat kepopuleran," pungkasnya.


Saksikan juga video 'Artis yang Tak Punya Skill Rawan Ditawari Prostitusi':

[Gambas:Video 20detik]



Selain 45 Artis, Polisi: Ada 100 Model di Jaringan Prostitusi Online




Sumber detik.com

Hingga 3 Hari Ke Depan Pemerintah Kota Blitar Bakal Tutup 9 Kawasan Karaoke

Hingga 3 Hari ke Depan Pemkot Blitar Bakal Tutup 9 Tempat KaraokeFoto: Erliana Riady

Blitar -Tuntutan Forum Organisasi Islam untuk menutup semua kawasan karaoke direspons Pemkot Blitar. Dalam tiga hari ke depan, Pemkot Blitar akan menutup sementara sebanyak sembilan kawasan karaoke di Kota Blitar.

Selama penutupan sementara ini, Pemerintah Kota akan mengevaluasi kembali beroperasinya kawasan karaoke. Jika ditemukan pelanggaran perda, maka penutupan dan pencabutan izin beroperasi akan dilakukan.

"Ini merupakan aspirasi masyarakat yang diwakili Forum Organisasi Islam di Blitar. Kami akan lakukan evaluasi, dalam tiga hari kami akan lakukan penutupan sementara. Selanjutnya kami penilaian apakah ada pelanggaran yang dilakukan," kata Wawali Kota Blitar Santoso ketika ditemui detikcom di Kantor Pemkot Blitar, Senin (7/1/2019).


Sambil menunggu hasil evaluasi, lanjut Santoso, kalau ditemukan pelanggaran maka akan diberikan tindakan tegas. Pemkot Blitar memang belum punya payung aturan Peraturan Daerah kawasan hiburan malam. Pemkot akan menerapkan Perda No 1 tahun 2017 wacana Ketentraman dan Ketertiban Umum.

"Pelanggaran itu kami belum tahu ibarat apa. Intinya kami harus saling menjaga kondusifitas. Bayangkan saja kalau masing-masing pihak bertindak sendiri-sendiri, apa gak tambah ancaman nanti," beber Santoso.

Kebijakan penutupan karaoke ini, berdasarkan Santoso juga merupakan respons cepat Pemkot Blitar untuk menjaga kondusifitas pada tahun pemilu. Apapun aspirasi masyarakat yang dinilai mengakibatkan kegaduhan dan ketidaknyamanan pada masyarakat, Pemerintah Kota akan secepatnya bertindak.


Terkait tenaga kerja yang terancam menganggur pascapenutupan sembilan karaoke itu, Santoso mengaku telah memperhitungkan secara matang.

"Kami akan lihat tingkat manfaat dan mudaratnya bagi moral generasi muda Kota Blitar. Berapa persen kemungkinan tercipta pengangguran baru, berapa persen PAD yang masuk dari situ. Angkanya signifikan apa tidak. Karena moral itu pondasi terkuat generasi penerus bangsa," tandas Santoso.

Sumber detik.com