Showing posts with label HONORER K2. Show all posts
Showing posts with label HONORER K2. Show all posts

Honorer K2 Bau Tanah Boleh Ikut Tahun Depan, Kemenpan: Seleksi Pppk Sama Ketatnya Tes Cpns

Info Pemerintah - Tak ada pilihan lain bagi honorer kategori II (K2). Keputusan pemerintah sudah final. Mereka harus ikut seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Hanya saja, prosesnya tidak mudah. Honorer tetap harus ikut tes layaknya seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Informasi ini disampaikan Sekretaris KemenPAN-RB, Dwi Atmadji.

“Rekrutmen PPPK sangat ketat, layaknya tes CPNS,” ujar Dwi Atmaji di Jakarta, Senin (5/11). Menurutnya, PPPK merupakan kawasan untuk orang-orang profesional yang ingin menjadi ASN. Bahkan, boleh dikata PPPK ialah kawasan elite. “Jadi jangan pikir PPPK kawasan buangan. Hanya yang bagus-bagus (profesional) saja sanggup masuk PPPK,” tegasnya.

Untuk honorer K2, lanjut Dwi, akan diatur teknis rekrutmennya di PermenPAN-RB. Apa dan bagaimana mekanismenya, masih dalam tahap penggodokan. “Pastinya siapapun yang ingin jadi PPPK, asal punya kompetensi dan ada gugusan sanggup melamar. Ini tidak ada batasan usia,” terangnya.

Dia menambahkan, urusan manajemen rancangan peraturan pemerintah (RPP) PPPK sudah beres. Saat ini tinggal menunggu waktu presiden untuk menetapkannya menjadi PP. “Sudah selesai semua. Insyaallah dalam waktu akrab sudah ditetapkan,” ucapnya. Dia menyebutkan, dengan adanya PP tersebut berarti ada payung aturan untuk pengadaan calon PPPK (CPPPK). Dengan demikian honorer K2 (kategori dua) renta (usia 35 tahun plus) yang gagal seleksi CPNS 2018 sanggup ikut seleksi PPPK.


Selain itu, tambah dia, pengadaan CPPPK sanggup dilaksanakan tahun depan. Lantaran aturan mainnya sudah ada. “Dengan PP PPPK, dilema honorer K2 sanggup selesai dengan ikut rekrutmen CPPPK. Pengadaannya tahun depan, usai rekrutmen CPNS jalur umum,” ungkapnya. Mengenai berapa kuota CPPPK, Dwi mengatakan, belum tahu niscaya alasannya ialah masih harus rapat teknis lagi. “Kalau sudah ada PP PPPK, tidak ada lagi yang namanya tenaga honorer. Sudah tutup buku, kini buka buku baru,” tuturnya.

Senada diungkapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Syafruddin. Kata dia, P3K ini nantinya sanggup dimasuki honorer K2 (kategori dua) renta usia di atas 35 tahun yang tidak terakomodir dalam rekrutmen CPNS. “Setelah selesai pengadaan CPNS 2018, pemerintah akan segera memproses pengadaan PPPK,” katanya, Senin (5/11).

Syafruddin minta pengertian semua pihak mengingat permasalahan honorer K2 ini rumit dan kompleks. “Penyelesaiannya tidak menyerupai membalikan telapak tangan,” ujarnya. Kendati begitu, lanjut dia, pemerintah akan terus berupaya melaksanakan penyelesaian secara komprehensif tanpa memicu timbulnya permasalahan baru. Saat ini, lanjut dia, dihadapkan pada persaingan global di kala industri 4.0 dan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. “Strateginya pemerintah harus menyiapkan ASN berdaya saing tinggi,” tegasnya.

Dia menyebutkan, sudah 1,1 juta honorer K1 dan K2 diangkat menjadi PNS. Dampak dari kebijakan tersebut dikala ini komposisi PNS didominasi honorer K1 dan K2. Dari 4,3 juta lebih PNS, sebesar 26 persen terdiri dari honorer yang sebagian besarnya diangkat secara otomatis tanpa tes.

Sumber : 

Demikian info dan informasi terkini yang sanggup kami sampaikan. Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di Info Pemerintah,  Kami senantiasa menawarkan info dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari banyak sekali sumber terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda biar informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Alhamdulillah...Semua Honorer K2 Di Tempat Ini Dinyatakan Lulus Administrasi

Info Pemerintah - Alhamdulillah berikut ialah informasi untuk rekan-rekan guru honorer K2 khusunya yang berada di wilayah pangkep, Sebanyak 59 honorer K2 Pangkep lulus berkas manajemen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Pemberkasan mereka melalui pengumpulan berkas secara fisik dan online.

"Iya semua K2 di Pangkep yang mendaftar itu lulus seleksi administrasi,"kata Kepala Bidang Dokumentasi dan Informasi Kepegawaian (BKPPD) Pangkep.

Irawan menyebut mereka yang sudah lulus tinggal menunggu agenda ujian dari BKN Makassar.


"Jadi BKN yang memilih untuk tesnya alasannya ialah mereka hanya akan mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).  Kami sisa menunggu surat untuk penjadwalan tesnya," ujarnya.

Rencananya ujian SKD dilaksanakan di Kantor BKN Makassar,  aku harap rekan-rekan honorer yang lain diberikan jalan untuk menjadi PNS karna kita tau bagaimana pengorbanan dan dedikasi tanpa kenal lelah yang mungkin pada ketika ini sudah memasuki masa renta tapi hingga ketika ini belum bernasip untuk menjadi PNS.

Sumber : tribunnews.com

Demikian informasi dan informasi terkini yang sanggup kami sampaikan. Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di Info Pemerintah,  Kami senantiasa memperlihatkan informasi dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari banyak sekali sumber terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda biar informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Ketua Baleg Dpr: Hapus Batas Usia Honorer K2, Tanpa Tes, Setujukah?

Info Pemerintah-Kekecewaan massal honorer K2 dipicu kebijakan pemerintah membatasi usia maksimal 35 tahun untuk bisa ikut tes CPNS 2018. Padalah, lebih banyak didominasi honorer K2 sudah bau tanah dikarenakan telah usang mengabdi.

Karena itu, berdasarkan Ketua Badan Legislasi dewan perwakilan rakyat Supratman Andi Agtas, solusi untuk menuntaskan persoalan honorer K2 sangat gampang. Yakni hapus syarat batas usia 35 tahun.

"Kongkretnya kami minta segera diselesaikan. Batas usia itu tidak perlu, dan tidak perlu ada jalur testing, alasannya toh mereka sudah mengabdi," kata Supratman menjawab JPNN, Selasa (18/9).


Yang kedua, lanjutnya, bila keuangan negara tidak bisa membiayai pengangkatan mereka sekaligus, maka angkat mereka menjadi CPNS secara bertahap. Beri kepastian bahwa dalam jangka waktu lima tahun ini harus selesai.

"Tapi dengan menawarkan kebijakan yang afirmatif kepada mereka yang sudah berusia lebih dari 35 tahun yang harus mendapatkan prioriitas. Itu win-win sulotion. Mereka bisa mengerti dan memahami tapi ada kepastian," terang politikus Gerindra ini.

Dengan adanya kepastian, contohnya semua diangkat menjadi CPNS secara sedikit demi sedikit dalam kurun 5 tahun, Supratman meyakini honorer K2 bisa menerima. Bahkan dikala keuangan negera bisa pulih lebih cepat, penyelesaiannya tentu juga bisa dipercepat.

"Kalau tidak, memang artinya pemerintah tidak mau menuntaskan ini secara sungguh-sungguh. Dan kasihan kan, nanti pada pemerintahan Pak Jokowi dianggap tidak pro kepada mereka yang sudah mengabdi, dengan gaji sangat rendah. Sementara untuk menjadi PNS mereka tidak punya impian lagi," tambahnya. 

Sumber : www.jpnn.com

Demikian info dan informasi terkini yang sanggup kami sampaikan. Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di Info Pemerintah,  Kami senantiasa menawarkan info dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari aneka macam sumber terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda biar informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Sebelum Daftar, Penerima Cpns Wajib Mengetahui Fitur Gres Yang Ada Di Websit Sscn. Berikut Fiturnya...

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat tiba di website infokemendikbud.web.id dan salam sejahtera untuk rekan-rekan guru semua...
Simak informasi terbaru yang sangat penting berikut ini tentang SEBELUM DAFTAR, PESERTA CPNS WAJIB MENGETAHUI FITUR BARU YANG ADA DI WEBSIT SSCN. BERIKUT FITURNYA...

Bagi Anda yang hendak mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebaiknya mengetahui dulu fiturnya di laman sscn.go.id.

Laman tersebut merupakan satu-satunya situs resmi untuk registrasi CPNS.


Ada perbedaan fitur dalam situs resmi registrasi CPNS tersebut.

Pendaftar CPNS sanggup mendaftar di instansi dan jabatan yang sesuai dengan kualifikasi pendidikannya.

"Fitur itu merupakan amanat dari pimpinan," ujar Kepala Sub Direktorat Kepegawaian Deputi SINKA, Heni S Wahyuni, ketika ditemui di Hotel Apita Cirebon, Selasa (31/7/2018).

Sama menyerupai tahun sebelumnya, pendaftar hanya boleh mendaftar untuk satu posisi di satu instansi.

Perbedaan registrasi CPNS juga terletak pada jumlah instansi yang membuka kesempatan kerja.

Tahun 2017, registrasi CPNS dibuka dua periode untuk 63 instansi dan satu provinsi.

"Tahun ini kemungkinan akan lebih besar dari itu. Saya belum tahu alasannya ialah memang keputusan formasinya belum turun dari Menpan," ujar Heni.

Ia juga mengimbau semoga seluruh pendaftar CPNS memakai portal tunggal SSCN.

Sumber : tribunnews.com

Demikian gosip dan informasi terkini yang sanggup kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya dan tetap kunjungi situs kami di website infokemendikbud.web.id Kami senantiasa memperlihatkan gosip dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari banyak sekali sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Ini Alasan Kenapa Registrasi Cpns 2018 Belum Dibuka Dan Penerimaan Cpns 2018 Diundur...

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat tiba di website infokemendikbud.web.id dan salam sejahtera untuk rekan-rekan guru semua...
Simak isu terbaru yang sangat penting berikut ini tentang INI ALASAN KENAPA PENDAFTARAN CPNS 2018 BELUM DIBUKA DAN PENERIMAAN CPNS 2018 DIUNDUR... 


Salah satu dari komplain itu mengungkapkan: "CPNS periode dua kok rata-rata minimal pengukuhan B, kami yang pengukuhan C kan ingin ikut CPNS, biar fair, biar adil. Kami rata-rata yang kuliah yang bukan pengukuhan A dan B, rata-rata orangtua kami enggak mampu, setidaknya kami lulus ada kesempatan juga yang sama dengan yang lain.

Masa CPNS jalur umum juga dibatasi pengukuhan juga? Tolong dijawab dong min! Pertanyaan saya lewat inbox Facebook juga enggak di jawab-jawab," tulis Rezi Reza dalam laman akun Facebook BKN pada artikel yang diterbitkan CNN Indonesia pada 2017 lalu.


Jelang CPNS 2018 ini komplain serupa mulai muncul.

"Permisi mind, bila Akreditasi JURUSANnya C dan IPK di bawah 3.00, apkah bisa ikut tes CPNS? Terima kasih," tanya akun @AlpianoContesso pada akun @BKNgoid.

"Utk registrasi CPNS yg akn mendatang..sy mohon semoga semua berhak utk mengikuti CPNS baik lulusan SMA, D3 maupun S1 termasuk yg memiliki pengukuhan A, B, maupun C. Karena kemampuan orang tdk bs dilihat dr pengukuhan kampus atau sekolahnya, mlainkn dr kemampuan individu @jokowi," tulis akun @LisaAinur1.

"Kepada Yth. Bpk. Presiden Jokowi @jokowi , Bpk. Menteri BKN @BKNgoid Terkait Tes CPNS 2018 mohon tdk masukan Surat Akreditasi BAN PT sbgi salah satu persyaratan utk peserta daftar CPNS. Hal ini sangat sulit bagi peserta utk mencari dan memintanya ke kampus masing2. Kami mohon!!," akun @ChristoDp2.

Prihal keluhan menyangkut persyaratan CPNS 2018, akun Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui akun twitter resmi forum tersebut berkali-kali memberikan hingga dikala ini syarat dokumen masih belum diumumkan pihaknya.


"#SobatBKN, mimin infokan masih belum ada info resmi terkait penerimaan CPNS beserta ketentuan & persyaratannya. Makara u/ yg bertanya lulusan Sekolah Menengan Atas ada tidak, dokumennya apa saja yg dibutuhkan, mimin masih belum bisa jawab. Pantau web & media umum kami u/ info resmi lebih lanjut," tulis akun @BKNgoid.

Info Tak Benar Beredar

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur menegaskan bahwa dikala ini belum ada penerimaan CPNS.

“Belum ada formasi, bila ada yang beredar itu tidak benar,” ungkapnya dikala di dewan perwakilan rakyat RI, Jakarta, Senin (23/07).

Akhir-akhir ini tengah beredar isu penerimaan CPNS. Padahal hingga dikala ini belum ada penetapan gugusan CPNS.

LANJUT BACA HALAMAN 2

Pengamat : Apa Benar Honorer K2 Usang Mengabdi?

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat tiba di website infokemendikbud.web.id dan salam sejahtera untuk rekan-rekan guru semua...
Simak informasi terbaru yang sangat penting berikut ini tentang PENGAMAT : APA BENAR HONORER K2 LAMA MENGABI?


Pengamat Pendidikan Indra Charismiadji mewaspadai masa dedikasi honorer K2 (kategori dua) yang mengaku belasan hingga puluhan tahun. Alasannya validasi data belum dilakukan pemerintah dengan teliti sehingga sanggup saja tersisip honorer K2 bodong.


"Saya kok ragu. Betul tidak mereka sudah usang mengabdi? Apa betul jasa-jasa honorer K2 bagi bangsa ini kelihatan. Prestasi itu kan tidak sanggup ditutupi," ujar Indra kepada JPNN, Kamis (26/7).

Menurut Indra, Indonesia terlalu banyak guru alasannya ialah dulunya tidak sanggup pekerjaan lain dan adanya tenaga pendidik. Banyak juga yang diangkat honorer alasannya ialah pernah menjadi tim sukses kepala daerah. Tidak sedikit pula yang merupakan “titipan” pejabat. Ini yang harus segera dibenahi.

"Saya sepakat dengan rencana pemerintah. Bahkan akan lebih extreme lagi. Guru-guru harus punya Sertifikat mengajar dan dikontrol betul kualitasnya menyerupai di luar negeri," tandasnya.


Dengan akta itu, kualitas guru sanggup dikontrol kualitasnya. Yang tidak berkualitas lebih baik jangan jadi guru. 

Sumber : jpnn.com

Demikian informasi dan informasi terkini yang sanggup kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya dan tetap kunjungi situs kami di website infokemendikbud.web.id Kami senantiasa menunjukkan informasi dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari aneka macam sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda agar informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Alhamdulillah... Ketua Umum Pengurus Sentra Igi : Usaha Untuk Guru Honorer Sudah Menemui Titik Terang

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat tiba di website infokemendikbud.web.id dan salam sejahtera untuk rekan-rekan guru semua...
simak informasi terbaru yang sangat penting berikut ini tentang ALHAMDULILLAH... KETUA UMUM PENGURUS PUSAT IGI : PERJUANGAN UNTUK GURU HONORER SUDAH MENEMUI TITIK TERANG

Kisruh honorer Kategori 2 (K2) se-Indonesia yang belum lulus tes CPNS mulai menemui titik terang. 

dewan perwakilan rakyat RI gres merampungkan rapat kerja campuran dengan kementerian terkait, Senin 23 Juli 2018, yang menghasilkan lima poin penting. 

Pertama, pemerintah dan dewan perwakilan rakyat setuju merampungkan problem K2 yang jumlahnya mencapai 438.590 orang, paling lambat Desember ini. 

Kedua, sesuai UU dan hukum terkait lainnya, ada 13.347 K2 yang segera ikut tes CPNS Ketiga, bagi sisa 425.243 Honorer K2 yang tidak sanggup lagi mengikuti tes CPNS, dewan perwakilan rakyat dan Pemerintah menyiapkan sejumlah opsi. Diantaranya pemerintah akan membuka tes PPPK (Pegawai pemerintah dengan 

Perjanjian Kerja (PPPK). Bagi yang tidak lulus jangan berkecil hati, tetap diberi kesempatan kerja sesuai kebutuhan instansi dan bahkan diberi honor sesuai UMR Keempat, dewan perwakilan rakyat mendorong pemerintah memvalidasi data K2 secara teliti, dan yang terakhir dewan perwakilan rakyat mendorong pemerintah memasukkan anggaran penuntasan K2 ini pada Nota Keuangan RAPBN 2019. 

Pemerintah menawarkan prioritas pada tenaga kependidikan dan kesehatan sehingga untuk Guru Honorer ada 157.210 yang berpeluang mendapat manfaat dari kesepakatan ini.

“Ini ialah kabar baik kepada teman-teman honorer K-2 yang selama ini nasibnya terkatung-katung. Ikatan Guru Indonesia selama ini tak henti-henti bersuara wacana kekurangan guru dan posisi guru honorer yang berdasarkan IGI di banyak daerah tidak memperoleh pendapatan yang layak dan tidak dimanusiakan,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat IGI, Ramli Rahim. IGI selama ini selain bersuara di media massa juga mendatangi pribadi dewan perwakilan rakyat RI serta mendorong seluruh pengurus IGI di seluruh Indonesia biar bergerak mendorong pemenuhan kebutuhan guru baik secara kuantitas maupun kualitas. 

“IGI mengapresiasi kesepakatan ini dan akan ikut serta mengawal kesepakatan ini biar segera diwujudkan. 

Selanjutnya pemenuhan kekurangan guru yang hampir satu juta jumlahnya masih terus kita perjuangkan bersama.” pungkasnya.

Sumber : https://makassar.terkini.id

Demikian gosip dan informasi terkini yang sanggup kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya dan tetap kunjungi situs kami di www. infokemendikbud.web.id . Kami senantiasa menawarkan gosip dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari aneka macam sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Ini Beliau 5 Janji Raker Adonan Bahas Honorer K2 ... Setujukah Dengan Janji Ini ???

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat tiba di website infokemendikbud.web.id dan salam sejahtera untuk rekan-rekan guru semua...
Simak informasi terbaru yang sangat penting berikut ini tentang INI DIA 5 KESEPAKATAN RAKER GABUNGAN BAHAS HONORER K2 ... SETUJUKAH DENGAN KESEPAKATAN INI ???

Rapat kerja adonan tujuh komisi (I, II, IV, VIII, IX, X, XI) dewan perwakilan rakyat RI dan pemerintah wacana penyelesaiah honorer K2 menghasilkan lima kesepakatan.

Walaupun raker adonan yang dipimpin Utut Adianto ini digelar tertutup, tapi hasil tersebut sudah beredar di kalangan honorer K2.

"Kami sudah membaca hasil kesepakatannya. Paling tidak ada plus minusnya. Yang enggak tahu K2 jadi tahu bahwa masih ada honorer tersisa dan butuh diselesaikan," ujar Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih kepada JPNN, Senin (23/7).

Berikut kesimpulan raker adonan tersebut:

1. dewan perwakilan rakyat RI dan pemerintah setuju akan menuntaskan status honorer K2 yang belum lulus tes sebanyak 438.590 orang paling lambat Desember dengan rincian sebagai berikut: Guru 157.210 (35,84 persen), dosen 86 (0,02 persen), kesehatan 6.091 (1,38 persen), penyuluh 5.803 (1,38 persen), manajemen 269.400 (61,43 persen).

2. Berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dewan perwakilan rakyat RI dan pemerintah menyepakati penyelesaian 13.347 orang dari 438.590 honorer K2. Dengan rincian guru sejumlah 12.883, kesehatan 464 orang, penyuluh 5.000 untuk mengikuti tes CPNS.

3. Terhadap sisa honorer K2 yang tidak sesuai ketentuan perundang-undangan sejumlah 425.243 orang akan diselesaikan dengan cara-cara sebagai berikut:

A. Membuka kesempatan bagi tenaga honorer untuk mengikuti tes PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja). Yang lulus diangkat PPPK.
B. Bagi yang tidak lulus PPPK diberi kesempatan bekerja sesuai kebutuhan instansi pemerintah serta peraturan perundangan yang berlaku dengan honor sesuai UMR wilayahnya.

4. dewan perwakilan rakyat RI mendorong pemerintah semoga memvalidasi data honorer K2 secara teliti.

5. dewan perwakilan rakyat RI mendorong pemerintah untuk memasukkan anggaran penyelesaian honorer K2 dimasukkan dalam nota keuangan RAPBN 2019. 

Sumber : jpnn.com

Demikian informasi dan informasi terkini yang sanggup kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya dan tetap kunjungi situs kami di website infokemendikbud.web.id Kami senantiasa menunjukkan informasi dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari aneka macam sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Dpr: Pemerintah Harus Berterima Kasih Kepada Tenaga Honorer,Pengabdian Mereka Tidak Usah Kita Ragukan

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat tiba di website infokemendikbud.web.id dan salam sejahtera untuk rekan-rekan guru semua...
simak informasi terbaru yang sangat penting berikut ini tentang DPR: Pemerintah Harus Berterima Kasih kepada Tenaga Honorer.


dewan perwakilan rakyat RI kembali menggelar rapat kerja adonan bersama lintas kementerian guna membahas nasib tenaga honorer K-2. Raker adonan yang terdiri dari Komisi I, Komisi II, Komisi IV, Komisi VIII, Komisi IX, Komisi X, dan Komisi XI bersama dengan pemerintah tersebut merupakan kelanjutan dari Raker Gabungan sebelumnya yang digelar pada tanggal 4 Juni 2018. Raker Gabungan digelar untuk menyatukan pemahaman terkait keberadaan tenaga honorer.


Rapat Kerja Gabungan yang dipimpin oleh Wakil Ketua dewan perwakilan rakyat RI Utut Adianto itu bersifat tertutup untuk umum. Seperti dikabarkan, ada sekitar 438.000 tenaga honorer tidak lolos seleksi menjadi pegawai negeri sipil pada tahun 2013. Dari komposisi tersebut paling banyak yakni tenaga manajemen dan buruh.

Ketua Komisi X dewan perwakilan rakyat RI Djoko Udjianto selaku inisitor Rapat Kerja Gabungan itu menyampaikan bahwa pemerintah harus berterima kasih kepada semua tenaga honorer diberbagai bidang, yang sudah mengabdikan dirinya dengan luar biasa.


“Pengabdian mereka tidak usah kita ragukan. Hanya saja alasannya ini merupakan rapat tertutup, maka kita belum sanggup mem-publish apa menjadi hasil dalam Rapat Kerja Gabungan ini. Hal itu menunjukan bahwa masih belum putus secara final. Nanti jika sudah final, niscaya akan kita publish,” ujar Djoko di Gedung dewan perwakilan rakyat RI, Senayan, Jakarta, Senin 23 Juli 2018.

Sumber : www.viva.co.id

Demikian isu dan informasi terkini yang sanggup kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya dan tetap kunjungi situs kami di www. infokemendikbud.web.id . Kami senantiasa menawarkan isu dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari aneka macam sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda biar informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Hasil Raker Adonan 7 Komisi Tertutup, Honorer K2 Kecewa Berat. Berikut Klarifikasi Detailnya...!!!

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat tiba di website infokemendikbud.web.id dan salam sejahtera untuk rekan-rekan guru semua...
Simak informasi terbaru yang sangat penting berikut ini tentang HASIL RAKER GABUNGAN 7 KOMISI TERTUTUP, HONORER K2 KECEWA BERAT. INI PENJELASAN  DETAILNYA...!!!

Rapat kerja adonan tujuh komisi yang akan digelar Senin (23/7) sangat dinanti-nanti honorer K2 (kategori dua).

Pasalnya, besok itu agendanya ialah pembahasan perihal tahapan serta anggaran pengangkatan K2.


Sayangnya, raker adonan ini dibentuk tertutup. Di kalangan honorer K2 beredar informasi kalau rakernya tidak sanggup diliput maupun dipantau selain anggota dewan perwakilan rakyat RI dan pemerintah.

"Kami kecewa berat enggak digelar terbuka rakernya. Biasanya juga terbuka kok malah dibentuk tertutup," ujar Ketua Forum Komunikasi Honorer K2 Jawa Barat Imam Supriatna, Minggu (22/7).

Dia mencicipi kejanggalan dengan tertutup raker gabungan. Selama ini raker pembahasan K2 digelar terbuka.


Kekecewaan juga diungkapkan Koordinator Wilayah Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Maluku Utara Said Amir. Menurut dia, 23 Juli menjadi tanggal sakti bagi honorer K2.

"Kami sudah menyiapkan perwakilan tiap provinsi untuk memantau jalannya raker. Namun, hingga dikala ini belum ada izin alasannya tertutup. Jujur saja kami sangat kecewa," ucapnya.

Baik Said maupun Imam berharap raker gabungannya sanggup dibentuk terbuka. Kalaupun tertutup balasannya berpihak ke honorer K2.


"Mudah-mudahan bukan cuma pura-pura dewan perwakilan rakyat dan pemerintah saja sebab nasib kami tergantung ke mereka," tandas Imam. 

Sumber : jpnn.com

Demikian informasi dan informasi terkini yang sanggup kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya dan tetap kunjungi situs kami di website infokemendikbud.web.id Kami senantiasa menawarkan informasi dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari aneka macam sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda biar informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Penentuan, !!! Nasib Honorer K2, Tergantung Hasil Rapat Besok

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat tiba di website infokemendikbud.web.id dan salam sejahtera untuk rekan-rekan guru semua...
simak informasi terbaru yang sangat penting berikut ini wacana PENENTUAN, !!! NASIB HONORER K2, TERGANTUNG HASIL RAPAT BESOK

Gonjang ganjing pengangkatan honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) semakin mencuat saja seiring maraknya isu hoax yang beredar mengatasnamakan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) terkait prosedur rekrutmen PNS. Diberitakan sebelumnya Kementrian PAN RB, akan memproritaskan pengangkatan 60 Ribu guru honorer.



Namun hingga isu ini diturunkan kejelasan akan hal itu ternyata masih simpang siur. Terutama pada jumlah yang akan diangkat, kriteria dan prosedur pengangkatan.

Kesimpang siuran itu pun dikritik sejumlah guru honerer. Seperti disampaikan guru honorer K2 yang bernaung di kementrian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Yasir. Ia mengaku jadi teringat akan komitmen Wapres Jusuf Kalla yang menyampaikan tahun ini pemerintah akan mengangkat 100 Ribu Guru Honorer.


Bahkan kata guru asal Karangnunggal itu, sempat juga mendengar kabar dari Kementrian Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Agus Sartono, ketika acara sarasehan Nasional Kader Surau bertajuk ” Pemuda Nasional Character Building dan Masa depan Indonesia “. Bahwa guru honorer sanggup diangkat CPNS, tetapi harus melalui tahapan seleksi, mengikuti tes CPNS dan diutamakan mempunyai akta Profesi.

Guru honorer yang punya sertifikasi yang berhak diangkat CPNS tapi tetap melalui tahapan seleksi baik tes kompetensi dasar maupun bidang. Sesuai yang ditegaskan Wapress Jusuf Kalla, tahun ini akan diangkat 100 Ribu Guru untuk deretan guru Kemendikbud 60 ribu orang dan Kemenag 40 ribu orang ” ujar Yasir mengutip pernyataan Agus Sartono.

Sementara itu honorer asal Cianjur sekaligus tim IT-Humas FHKI Nasional R.E Kurniadi menampik pernyataan Agus Sartono. Dan Kurnaiadi menghimbau biar seluruh honorer K2 di seluruh Indonesia jangan menelan mentah isu yang belum terang kebenarannya. Menurutnya 4 Juli lalu, ketika rapat adonan lintas kementrian dan lintas Komisi namun belum ada kesepakatan apapun.


Bahkan kata dia, rapat adonan lintas kementrian dan lintas Komisi akan kembali di gelar, Senin (23/7/2018) di gedung Senayan Jakarta.

“Rapat adonan ini untuk mengambil keputusan terkait penyelesaian dan penuntasan Honorer K2,” ungkapnya Minggu (22/7/2018) di Wisma PHI Jakarta.

Hingga ketika ini, lanjutnyta belum ada keputusan akibat mau dibawa kemana, atau mau dengan cara apa, penyelesaiaan Honorer K2 itu.

“Kita tunggu saja besok bagaimana keputusan rapat. Nasib Honorer K2 mau menyerupai apa menunggu hasil rapat besok di Senayan,” tandasnya.

Sementara itu ketika dimintai tanggapannya anggota dewan perwakilan rakyat RI komisi VIII dari tempat pemilihan Jawa Barat (Dapil jabar XI) Siti Mufattahah menegaskan bahwa ia akan terus mengawal usaha Honorer.


“Saya berharap pemerintah serius menangani dilema Honorer ini. Pengabdian mereka sudah lama,” ujar Siti ketika dihubungi jabarnews di kediamannya.

Politisi Partai Demokrat itu meminta pemerintah merampungkan honorer K2 yang rata-rata usianya diatas 35 dengan masa kerja diatas 10 tahunan.

“Harapan saya ada intruksi Presiden atau Keputusan Presiden yang berpihak pada semua Honorer K2, jika melalui revisi UU ASN memang akan lama. Tidak mungkin dalam waktu singkat sanggup terselesaikan,” imbuhnya.

Sumber : JABARNEWS

Demikian isu dan informasi terkini yang sanggup kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya dan tetap kunjungi situs kami di website infokemendikbud.web.id Kami senantiasa menawarkan isu dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari banyak sekali sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Terbaru...!!! Seleksi Ulang Tenaga Kontrak Dan Honorer Catat Poin Pentingnya...!!!

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat tiba di website infokemendikbud.web.id dan salam sejahtera untuk rekan-rekan guru semua...
simak informasi terbaru yang sangat penting berikut ini tentang TERBARU...!!! SELEKSI ULANG TENAGA KONTRAK DAN HONORER CATAT POIN PENTINGNYA...!!!

Walikota Jambi Syarif Fasha, mengakui adanya kelebihan tenaga honorer di beberapa OPD di Pemkot Jambi. Ini memberatkan APBD hingga Rp 5,8 miliar. Untuk itu, Pemkot akan menciptakan regulasi baru, terkait perekrutan tenaga honorer dan kontrak di Kota Jambi. Baik tenaga guru, administrasi, TU dan lainnya yang ketika ini jumlah honorer mencapai 6.000 an.

Kata dia, ada beberapa hal yang menjadikan hal tersebut terjadi. Mulai dari kekurangan tenaga ASN, tenaga mahir hingga banyaknya jumlah pensiunan setiap tahunnya. Sementara Pemkot dalam empat tahun terakhir belum pernah mendapatkan CPNS. Namun, menurutnya kelebihan ini sudah terjadi semenjak dulu, di bawah tahun 2013.

“Saya akui memang jumlah tenaga kontrak dan gaji ini cukup banyak. Namun tidak bisa kita pungkiri juga ada banyak titipan dari pihak tertentu. Bahkan jauh sebelum saya menjadi Walikota itu sudah ada. Yang dulu-dulu kita tidak tahu perekrutannya ibarat apa. Kalau yang kini kita sudah memakai panitia untuk seleksi. Tapi yang tahun 2013 ke bawah kita tidak tahu mekanismenya,” tuturnya.


Untuk itu berdasarkan Fasha, pihaknya akan menciptakan regulasi yang gres terkait perekrutan tenaga honorer dan kontrak di Kota Jambi. Nantinya, Pemkot akan melaksanakan seleksi ulang tenaga honor. Dan regulasinya akan dibentuk pada 2018 ini. “Kita akan siapkan regulasi ibarat Perwal,” imbuhnya.

Rencananya, seleksi ulang nanti akan dilakukan setiap tahun. Ada standar yang akan dibentuk Pemkot Jambi. Sehingga tenaga gaji yang sudah bekerja ketika ini pun akan dites ulang. Apakah penempatannya ketika ini sudah sesuai atau tidak dengan kemampuan.

“Sebab setiap tahun kita menaikkan gaji tenaga kontrak. Standarnya akan kita buat. Apakah tenaga gaji ini ditempatkan sesuai dengan kemampuan dan background pendidikannya dan lainnya,” bebernya pada ketika Paripurna dengan agenda tanggapan direktur atas pandangan fraksi DPRD Kota Jambi terhadap pelaksanaan APBD 2017 Kota Jambi di gedung DPRD Kota Jambi, Kamis (19/7).

Sementara M Nasir, Ketua DPRD Kota Jambi mengatakan, pemerintah harus juga menciptakan standarisasi kinerja dari OPD termasuk di dewan. Ini harus dirumuskan dulu. Terutama untuk perekrutan dan evaluasi tenaga kontrak dan gaji yang akan diterima.


“Ada juga OPD yang masih butuh tenaga honor, namun ada juga yang tidak. Semua harus dirumuskan. Sebab, sudah hampir 4 tahun juga Pemkot Jambi tidak mendapatkan CPNS sementara setiap tahun selalu ada yang pensiun,” bebernya.

Nasir menolak kalau disebutkan sebagian tenaga kontrak merupakan titipan, termasuk titipan dewan. “Saya kira tidak juga. Pada dasarnya semua berdasarkan kebutuhan. Karena di kota ini sudah usang tidak mendapatkan PNS, terutama guru. Makara memang harus dirumuskan ulang unuk perekrutannya,” bebernya.

Sumber : JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID

Demikian gosip dan informasi terkini yang sanggup kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya dan tetap kunjungi situs kami di website infokemendikbud.web.id Kami senantiasa menawarkan gosip dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari aneka macam sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda biar informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Menteri Asman: Hanya 60 Ribu Guru Honorer K2 Layak Jadi Cpns. Sisasnya ???

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat tiba di website infokemendikbud.web.id dan salam sejahtera untuk rekan-rekan guru semua...
simak informasi terbaru yang sangat penting berikut ini perihal MENTERI ASMAN: HANYA 60 RIBU GURU HONORER K2 LAYAK JADI CPNS. SISASNYA ???

Pemerintah setuju menuntaskan dilema honorer K2 (kategori dua) melalui revisi UU ASN (Aparatur Sipil Negara). Berdasarkan data Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) ada 438.590 honorer K2 yang akan diselesaikan.

BACA JUGA : TERBARU... PERMENDIKBUD 22 TAHUN 2018 MENGENAI PEDOMAN UPACARA DI SEKOLAH

Menurut MenPAN-RB Asman Abnur, yang profesi guru 157.210 orang dan dosen 86 orang. Dari jumlah tenaga guru itu, hanya 60 ribu yang memenuhi kriteria diangkat CPNS.

Sedangkan untuk dosen, dari 86 orang tidak ada yang memenuhi kriteria. "Guru ini hanya 60 ribuan yang memenuhi syarat, sisanya masih harus diselesaikan," ucapnya.

Asman mengaku ikut memperhatikan guru-guru yang usianya di atas 35 tahun. Namun, langkahnya ini terbentur dengan UU ASN.

BACA JUGA: ALHAMDULILLAH... WALAUPUN TAK LULUS TES, HONORER K2 BISA DIANGKAT JADI CPNS TAHUN INI, KOK BISA ???

"Mereka akan direkrut tapi diadaptasi dengan ketentuan UU ASN. Sebelum bahas revisi saya akan selesaikan dulu datanya supaya kelihatan mana yang akan diangkat sesuai hukum undang-undang," tandasnya.

Sumber : jpnn.com

Demikian isu dan informasi terkini yang sanggup kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya dan tetap kunjungi situs kami di website infokemendikbud.web.id Kami senantiasa memperlihatkan isu dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari banyak sekali sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Alhamdulillah... Walaupun Tak Lulus Tes, Honorer K2 Dapat Diangkat Jadi Cpns Tahun Ini, Kok Dapat ??? Berikut Penjelasannya...

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat tiba di website infokemendikbud.web.id dan salam sejahtera untuk rekan-rekan guru semua...
simak informasi terbaru yang sangat penting berikut ini wacana ALHAMDULILLAH... WALAUPUN TAK LULUS TES, HONORER K2 BISA DIANGKAT JADI CPNS TAHUN INI, KOK BISA ??? BERIKUT PENJELASANNYA...

Polemik mengenai nasib para tenaga honorer kategori 2 (K2) memang menyita perhatian banyak orang. Sebab, duduk kasus itu menyangkut nasib banyak orang. Meski demikian, baru-baru ini muncul kabar bangga untuk para honorer K2.

Sebab, para honorer K2 yang dalam seleksi sebelumnya tidak lolos menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Setelah adanya desakan aneka macam pihak, pemerintah memberi lampu hijau untuk mengangkat honorer K2 menjadi CPNS 2018 asal memenuhi syarat-syarat.

Pemerintah memastikan akan memvalidasi tenaga honorer K2 untuk seleksi pengangkatan menjadi CPNS. Validasi tersebut akan memangkas jumlah tenaga honorer K2 yang berhak diangkat menjadi PNS. Dilansir dari Surya.co.id, pemangkasan tersebut dengan melihat usia dan latar pendidikan tenaga honorer K2 tersebut.

"Adanya Undang Undang (UU) mengenai Aparatur Sipil Negara (ASN) akan ada banyak yang tereliminasi," ujar Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kempan-RB) Setiawan Wangsaat dikala rapat adonan di dewan perwakilan rakyat RI, Senin (4/6/2018).

Pada aturan itu usia PNS yang diangkat maksimal 35 tahun. Batasan tersebut dinilai sanggup menciptakan banyak tenaga honorer K2 yang gugur. Selain itu, Setiawan mengungkapkan ada aturan pendidikan minimal bagi tenaga pengajar dan tenaga kesehatan.

Hal itu juga akan menciptakan jumlah tenaga honorer yang diangkat semakin berkurang. "Setiawan mencontohkan pengangkatan guru honorer K2."

Dari 157.000 orang, sehabis divalidasi memakai aturan yang ada tinggal sekitar 86.000 yang memenuhi syarat. Proses validasi juga menciptakan data tenaga honerer K2 tidak menjadi berkembang.

Pasalnya, tenaga honorer K2 yang ada dikala ini merupakan tenaga honorer yang tidak lulus seleksi Calon PNS pada tahun 2013. "Kami harus mengupdate data yang tidak lulus tes tahun 2013, data tidak akan berkembang alasannya yaitu kami mempunyai data by name by address," terang Setiawan. Asal tahu saja, tenaga honorer terakhir diangkat pada tahun 2005.

Hingga tahun 2009 telah diangkat 860.220 menjadi PNS tanpa tes.
Setelah itu kembali dilakukan pengangkatan melalui tes CPNS pada tahun 2013. Sebanyak 209.872 tenaga honorer lulus sementara 438.590 tidak lulus.

"Angka yang tidak lulus itu yang menjadi pembahasan dikala ini," terang Setiawan. Saat ini total ASN yang terdapat di Indonesia sebanyak 4,35 juta. Dari angka tersebut sebanyak 1,07 juta merupakan tenaga honorer.

Perhatikan Tiga Hal Utama. Pengangkatan tenaga honorer kategori 2 (K2) perlu memperhatikan tiga hal utama. Tiga hal tersebut yaitu dasar hukum, validasi, dan kemampuan keuangan negara. Bila tiga hal tersebut dipenuhi, maka keputusan pengangkatan tenaga honorer K2 bakal didukung.

"Kami sangat mendukung pengangkatan tenaga honorer K2 jika ada dasar hukum, validitas, dan kemampuan keuangan negara," ujar Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo dikala Rapat Gabungan DPR, Senin (4/6/2018).

Dasar aturan mengenai Aparatur Sipil Negara (ASN) telah diatur. Aturan itu membagi ASN menjadi hanya dua jenis yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pekerja Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Tenaga honorer K2 nantinya akan diangkat dengan mengikuti tes CPNS. Keikutsertaan tersebut dengan melihat kelengkapan persyaratan. Pasalnya dalam aturan terdapat batas umur menjadi PNS yaitu 35 tahun.

Nantinya tenaga honorer K2 yang lulus tes akan diangkat menjadi PNS. "Kalau tidak lulus, maka tenaga honorer akan masuk menjadi PPPK," terang Mardiasmo.

Sementara tenaga honorer K2 yang tidak memenuhi syarat PNS akan tetap dipekerjakan. Tenaga honorer tersebut akan dipertahankan sebagai tenaga honorer. Selain itu Mardiasmo pun mengungkapkan pentingnya validitas. Validitas tersebut akan memperlihatkan data niscaya jumlah tenaga honorer.

"Validitas ini akan diserahkan kepada forum yang independen jangan hingga ada yang sudah meninggal atau sudah pindah tempat," terang Mardiasmo. Pengangkatan tenaga honorer K2 juga perlu memperhatikan kemampuan keuangan.

Mardiasmo menyampaikan 87% honorer berada di tempat dan akan memberatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Masalah keuangan pun akan memilih waktu pengangkatan tenaga honorer tersebut. Mardiasmo mengungkapkan tenaga honorer nantinya bisa diangkat sekaligus atau pun secara bertahap.

Sumber : BANJARMASINPOST.CO.ID

Demikian informasi dan informasi terkini yang sanggup kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya dan tetap kunjungi situs kami di website infokemendikbud.web.id Kami senantiasa memperlihatkan informasi dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari aneka macam sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda biar informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Alhamdulillah! 700 Ribu Guru Direncanakan Diangkat Jadi Pns, Ini Mekanismenya...

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat tiba di website infokemendikbud.web.id dan salam sejahtera untuk rekan-rekan guru semua...
simak informasi terbaru yang sangat penting berikut ini tentang Kabar Gembira! 700 Ribu Guru Direncanakan Diangkat Makara PNS

 Penerapan sistem zonasi sekolah menuntut pemerataan tenaga pengajar, sebagai upaya meratakan pendidikan serta menghapus stigma sekolah unggulan. Namun dilema yang timbul justru di Indonesia masih kekurangan banyak jumlah guru.


Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud) Hamid Muhammad mengungkapkan, untuk jenjang SD (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri, di Indonesia masih kekurangan setidaknya 700 ribu guru.

Guna menutup kekurangan tersebut, Hamid menyampaikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) telah mewacanakan untuk mengangkat 700 ribu guru PNS. Pengangkatan ini akan dilakukan secara sedikit demi sedikit selama 7 tahun berturut-turut.

"Kita di sekolah negeri kekurangan 700 ribu (guru) dan itu berdasarkan planning Menpan akan dipenuhi dalam waktu 7 tahun dengan perkiraan setiap tahun itu diangkat 100 ribu guru," ungkap Hamid di Gedung Kemenkominfo Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (18/7).

Hamid menuturkan, wacana ini telah dibahas bersama Wapres RI (Wapres) Jusuf Kalla. Menurutnya, wacana ini telah disetujui bersama dan menunggu dipublikasi oleh Kemenpan RB.

Nantinya kalau terealisasi, maka 700 ribu guru PNS ini akan disebar merata. Penyesuaiannya tergantung kebutuhan kawasan untuk pemerataan pendidikan di seluruh jenjang tingkatan.

"Itu menyebar sesuai dengan proposal kawasan juga termasuk guru SD, SMP, SMA," sambung Hamid.

Sementara itu di tempat terpisah Kepala Subbagian Media Dan Antar Lembaga Kemenpan RB, Ahmad Antonia mengatakan, kalau pengangkatan 700 guru PNS ini masih dalam proses pembahasan. Belum ada keputusan simpulan terkait kebijakan ini.

"Yang terperinci semua butuh proses, itu kan gres wacana, belum (ada kepastian)," katanya.

Namun kalau nantinya planning tersebut direalisasikan, Anton sapaan bersahabat Ahmad Antonia, memastikan kalau proses pengangkatan guru PNS ini akan melalui sistem yang berlaku. Tidak ada pengangkatan PNS secara otomatis tanpa melewati tes terlebih dahulu.

"Tapi pada dasarnya nggak ada lagi istilah PNS itu, mau dari honorer atau bukan otomatis diangkat (jadi PNS) itu nggak ada, mau bagaimanapun tetap ikut jalur tes," pungkasnya.


Demikian informasi dan informasi terkini yang sanggup kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya dan tetap kunjungi situs kami di www. infokemendikbud.web.id . Kami senantiasa memperlihatkan informasi dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari aneka macam sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda biar informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Politikus : Honorer K2 Mohon Bersabar, Menpan-Rb Niscaya Tepati Janji

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat tiba di website infokemendikbud.web.id dan salam sejahtera untuk rekan-rekan guru semua...

simak informasi terbaru yang sangat penting berikut ini tentang POLITIKUS : HONORER K2 MOHON BERSABAR, MenPAN-RB PASTI TEPATI JANJI



Politikus PDI Perjuangan Arif Wibowo meminta para Honorer K2 (kategori dua) bersabar menunggu pemerintah menuntaskan DIM (daftar inventarisasi masalah) terhadap revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Dia optimistis Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur akan menepati janjinya.


"Berikan waktu kepada pemerintah. Jangan sedikit-sedikit diberikan deadline, nanti malah kabur dan enggak mau bahas lagi. Percayakan kepada pimpinan Baleg yang akan terus berkomunikasi dengan MenPAN-RB," ujar Arif selaku pimpinan Badan Legislasi (Baleg) dewan perwakilan rakyat RI, Minggu (15/7).

Awalnya, lanjut Arif, Baleg berharap sudah ada DIM alasannya perlu ambil beberapa kesimpulan. Namun, pemerintah belum menyiapkan alasannya masih harus melaksanakan konsolidasi untuk penyelesaian tenaga honorer.

“Pemerintah minta waktu, ya kami harus kooperatif juga. Apalagi laporan akan disampaikan ke Baleg baik terbuka atau tertutup,” ucapnya.


Yang menciptakan Arif lega, MenPAN-RB bersedia menuntaskan honorer K2 yang berjumlah 438.590 orang. Walaupun yang akan diprioritaskan tahun ini yaitu tenaga guru sekira 60 ribu orang, berdasarkan Arif ini sudah langkah maju.

“Honorer K2 damai saja. Pimpinan Baleg akan terus berkonsolidasi dengan MenPAN-RB. Memang hanya beberapa pasal yang akan diubah, tapi pembahasannya lintas instansi sehingga banyak pertimbangannya," tandasnya.

Sumber : www.gesuri.id

Demikian isu dan informasi terkini yang sanggup kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya dan tetap kunjungi situs kami di website infokemendikbud.web.id Kami senantiasa memperlihatkan isu dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari banyak sekali sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda supaya informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Kami Honorer K2 Butuh Payung Aturan Bukan Janji

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat tiba di website infokemendikbud.web.id dan salam sejahtera untuk rekan-rekan guru semua...

simak informasi terbaru yang sangat penting berikut ini tentang KAMI HONORER K2 BUTUH PAYUNG HUKUM BUKAN JANJI



Rencana pemerintah membuka seleksi CPNS 2018 ditanggapi sinis lembaga honorer K2 (kategori dua). Walaupun kecewa mereka masih optimistis tahun ini akan ada honorer yang diangkat.

Ketua Umum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih mengungkapkan, tetap optimistis mereka akan diangkat. Apalagi sudah ada kesepakatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur di depan pimpinan dan anggota Badan Legislasi (Baleg) dewan perwakilan rakyat RI.

"Sebenarnya honorer K2 ini sudah kenyang dengan janji-janji pemerintah tapi kami akan mencoba berbaik sangka. Siapa tahu kali ini bukan PHP (pemberi keinginan palsu)," ujar Titi kepada JPNN, Jumat (13/7).

Dia menegaskan yang diharapkan honorer K2 dikala ini yakni payung hukum. Dengan payung aturan ini, siapapun pemerintahnya tidak akan memengaruhi proses pengangkatan CPNS.

Hal sama diungkapkan Ketua Forum Komunikasi K2 Jawa Barat Iman Supriatna. Dia masih sanggup legowo bila seandainya tahun ini belum diangkat CPNS. Asalkan tahun ini ada kejelasan status revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Memang sulit juga bila kami diangkat tahun ini tanpa payung hukum. Makanya fokus kami yakni bagaimana biar revisi UU ASN cepat selesai. Kami sadar honorer K2 jadi alat politisasi tapi kan jangan segitu-gitu amat. Masa sih nasib kami dipermainkan terus dan mau hingga kapan," tandas Iman. (esy/jpnn)

Sumber : www.jpnn.com


Demikian informasi dan informasi terkini yang sanggup kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya dan tetap kunjungi situs kami di website infokemendikbud.web.id Kami senantiasa memperlihatkan informasi dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari aneka macam sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Sri Mulyani: Yang Terima Honor Guru Tetap, Yang Capek Mengajar Malah Honorer

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat tiba di website infokemendikbud.web.id dan salam sejahtera untuk rekan-rekan guru semua...
simak informasi terbaru yang sangat penting berikut ini tentang 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengkritisi kualitas guru yang ada di tanah air. Sri Mulyani menyebut guru dengan status pegawai tetap kerap mendapatkan gaji, namun yang lebih banyak mengajar justru guru honorer.


"Karena itu aku selalu berupaya mendengarkan aspirasi guru dari sisi kesejahteraan. Guru honorer banyak, tapi guru tetapnya ke mana? Yang terima honor guru tetap, yang mengajar guru honorer, ini harus diperhatikan," ujar Sri Mulyani di Gedung Guru.

Ia juga mendapatkan keluhan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kepala sekolah dan para guru yang lebih sibuk menciptakan laporan keuangan dibandingkan menjalankan kiprah utamanya.

"Presiden pernah komplain ke saya, banyak kepala sekolah dan guru justru sibuk menciptakan laporan keuangan. Ada BOS (bantuan operasional sekolah), bergotong-royong sederhana dan anda tidak perlu menciptakan banyak laporan," kata Sri Mulyani.

Para guru juga diminta untuk fokus memikirkan pendidikan. Pasalnya, pemerintah sudah mengalokasikan 20% dari APBN atau sekitar Rp 444 triliun di tahun ini untuk pendidikan.

"Kalau guru sibuk memikirkan honor saja, pendidikan siapa yang memikirkan. Karena itu kami anggarkan 20% APBN untuk perbaikan kualitas guru sekolah, kelas, laboratorium hingga teknologi," kata dia.

Sumber : okezone.com

Demikian isu dan informasi terkini yang sanggup kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya dan tetap kunjungi situs kami di www. infokemendikbud.web.id . Kami senantiasa memperlihatkan isu dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari banyak sekali sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda biar informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Revisi Terbaru Uu Asn Terancam Molor, Begini Nasib Honorer K2. Simak Ulasannya...!!!

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat tiba di website infokemendikbud.web.id dan salam sejahtera untuk rekan-rekan guru semua...

simak informasi terbaru yang sangat penting berikut ini tentang REVISI TERBARU UU ASN TERANCAM MOLOR, BEGINI NASIB HONORER K2. 



Kapan honorer K2 diangkat menjadi CPNS sangat tergantung cepat tidaknya pembahasan revisi UU ASN (Aparatur Sipil Negara).

Sayangnya, pemerintah belum juga menyerahkan DIM (daftar inventarisasi masalah) revisi UU ASN. Hal ini menciptakan anggota Badan Legislasi (Baleg) dewan perwakilan rakyat RI kecewa.

Banyak yang memertanyakan keseriusan pemerintah alasannya semenjak rapat kerja Baleg dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur pada 24 Januari 2018, DIM-nya belum final juga.

"Kami kecewa alasannya MenPAN-RB belum menyerahkan DIM-nya. Harusnya raker 10 Juli sudah ada alasannya waktunya enam bulan loh," ujar Marlinda P, anggota Baleg dari Fraksi Golkar, Kamis (12/7).

Dia mengaku sudah meminta kepastian kapan pemerintah menyerahkan DIM. Hanya saja, pemerintah belum sanggup menyebutkan tenggat waktu. Marlinda khawatir bila dalam waktu akrab ini DIM belum diserahkan, revisi UU ASN tidak akan terlaksana.

"Agustus kan sudah masa registrasi bakal caleg dan bakal capres - cawapres. Habis itu kami kampanye, lah terus kapan bahasnya?" ucapnya.

Supratman A, anggota Baleg dari Fraksi Gerindra juga menyatakan hal sama. Dia mengapresiasi janji pemerintah dalam rangka penyelesaian tenaga honorer K2. Namun, untuk menuntaskannya pemerintah harus menyerahkan DIM revisi UU ASN secepatnya.

"Ini tahun politik. Sebagai oposisi saya senang-senang saja jika ini tidak final dan sanggup kapitalisasi. Namun dihentikan gitu kan alasannya ini menyangkut kemanusiaan. Apalagi honorer K2 tidak pernah berharap ini diselesaikan sekaligus tapi ada yang perlu diprioritaskan dari 438.590 honorer K2 yang akan diselesaikan MenPAN-RB," tuturnya. 

Sumber : www.jpnn.com

Demikian info dan informasi terkini yang sanggup kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya dan tetap kunjungi situs kami di website infokemendikbud.web.id Kami senantiasa menawarkan info dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari banyak sekali sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda biar informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.